Senin, 03 Agustus 2009

Twilight




Meskipun berbau mistis dengan kehadiran vampire, buku ini bukan buku horror, tapi lebih banyak membahas tentang kisah cinta sepasang “anak muda”. Kenapa saya kasih tanda petik? Karena kisah cinta yang ada di buku ini adalah milik sepasang kekasih yang salah satunya (cewek) memang manusia dan masih muda, tapi, yang lain (cowok) adalah vampire yang sudah berusia lebih dari 100 tahun. WOW!!!


Latar belakang inilah yang membuat cinta mereka berdua menjadi sebuah kisah cinta terlarang. Nonono!!! Bukan cinta terlarang antara cewek muda dan kakek-kakek, tapi kisah cinta yang aneh antara seorang manusia dan seorang… hmmm bukan seorang dong ya, tapi sevampir vampire. Haha… jadi aneh. Kan kalo orang jadinya seorang, tapi kalo kambing, jadinya seekor, nah kalo vampire, jadinya se apa???


Hayah… Back to topic. Tokoh utama ceweknya bernama Isabella Swan dan yang cowoknya Edward Cullen. Yah… memang agak aneh kalo vampire bisa jatuh cinta sama manusia, di bukunya, Stephenie Meyer menyebutkan dalam dialog Edward, bahwa kisah cinta ini mirip kisah cinta singa yang jatuh cinta pada kambing. Wkwkwk… secara, manusia kan mangsanya vampire.


Buku yang terdiri dari 518 halaman ini, memiliki sudut titik pandang pertama, dengan Bella sebagai si pencerita. Hmmm… awalnya nampak biasa, karena sesuatu hal Bella harus pindah ke sebuah kota dingin yang memiliki sinar matahari paling sedikit. Bersekolah di sekolah kecil di kota Forks, Bella awalnya ga punya semangat sama sekali, tapi setelah dia melihat Edward Cullen, kisahnya jadi lain. Bisa dibilang, dia jatuh cinta pada pandangan pertama karena Edward adalah sosok yang sangat tampan dengan kecerdasan, suara, kulit, warna mata, dan keharuman yang sempurna di mata Bella.


Kisahnya semakin seru karena Edward sang vampire juga jatuh cinta pada Bella. Alasannya sih, kalo menurut saya bukan Cuma cantiknya Bella, melainkan rasa simpati Edward karena Bella tuh cewek yang ceroboh, punya daya magnet terhadap bahaya, dan hey cewek ini menarik, Edward ga bisa sedikitpun ngebaca pikiran Bella, yang biasanya dia bisa lakukan terhadap orang lain dan alasan lainnya adalah karena Bella punya “keharuman” yang disukai oleh vampire yang satu ini.


Akhirnya mereka pun sering jalan bareng. Awalnya sih Bella ga tau kalo cowok yang dia kagumi adalah seorang vampire, tapi lama-kelamaan Bella ngerasa aneh sama kebiasaan keluarga Cullen yang selalu bolos sekolah pas hari cerah, ga ikut praktikum biologi tentang tes darah, gak pernah makan, Edward yang bisa ngebaca pikiran orang, mereka semua punya tipe kulit pucat dan kecepatan yang luar biasa. Akhirnya itu terungkap lewat temannya Bella yang merupakan anggota suku asli, Jacob Black, dan lewat pengakuan Edward sendiri. Anehnya, Bella bukannya menjauhi Edward, tapi dia nerima keadaan Edward apa adanya. Hal inilah yang ngebikin Edward makin sayang sama Bella.


Edward adalah vampire berumur hampir 100 th, tapi fisiknya tetep anak usia 17 th, karena dia diubah jadi vampire pada usia segitu. Fisiknya akan tetap sama, karena itulah mereka disebut makhluk abadi. Hal ini tentu aja bikin Bella kepengin jadi vampire juga, biar tetep sama-sama muda kayak Edward. Tapi Edward melarangnya.


Oh iya, lupa. Edward adalah vampire baik. Dia beserta 6 orang keluarganya memilih gak minum darah manusia, tapi darah hewan. Tapi hal ini tentu aja bukan berarti mereka bisa ga tertarik sama darah manusia. Buktinya, Edward harus berburu dulu sebelum deketan sama Bella. Biar dia ga ‘haus’, jadi gak membahayakan keselamatan Bella.


Kisah cinta mereka romantis banget sekaligus aneh. Edward makin lama, membuka rahasia keluarganya satu persatu. Gimana mereka bisa berubah jadi vampire, kemampuan indera keenam yang beda-beda di tiap vampire, dan masih banyak lagi deh.


Klimaksnya adalah sewaktu musuh keluarga Edward yang bernama James bertemu dengan Bella. Yang bikin bahaya adalah karena si James ini bukan vampire baik, alias minum darah manusia. Akhirnya Edward dan 6 anggota keluarga Cullen lainnya harus ngelindungin Bella (selaku pacarnya Edward), mereka sampe kabur ke Negara lain untuk ngehindarin pengejaran si James dan pacarnya Victoria.


Di akhir, Bella mengambil keputusan dongdong yang ngebikin dia terkena perangkap James. Awalnya saya juga bingung, kenapa si James ngejar2 si Bella sejauh itu. Padahal kan manusia di dunia ini banyak. Kenapa ga minum “minuman” lain aja. Tapi kemudian saya pikir ini ada kaitannya sama selra Edward yang bilang kalo darah Bella “harum” banget.


Tapi kenyataannya setelah saya baca lagi, ternyata James adalah musuh Carlisle (ayah Edward). Carlisle pernah mengagalkan James untuk ngebunuh Alice (adeknya Edward). Jadi dia ga mau ngerasa terkalahkan.

Hooo… begitu toh.


James ngejebak Bella, sampe akhirnya dia bisa ngegigit Bella. Untunglah si Edward cepet dateng dan nyedot kembali darah Bella yang udah kena bisa vampire. Mungkin buat Edward itu kaya welcome drink-lah. Hha. Akhirnya Bella masuk rumah sakit. Dan James berhasil dibunuh oleh 2 orang anggota Cullen. Maen keroyokan gitulah istilahnya.


Novel ini berakhir di adegan Bella yang diajak ke Prom by Edward. Tamat dehhhh…


Bukunya keren, Cuma ada beberapa kalimat hasil terjemahan yang agak sulit dicerna. Tapi secara keseluruhan keren koq, ga rumit, tapi tetep bisa dinikmatin. Hehe…


Hasil browsing, cewek2 remaja katanya jadi ngefans sama Robert Pattinson (pemeran Edward Cullen di Twilight dan Cedric Diggory di Harry Potter and The Goblet of Fire). Mungkin harusnya mereka ngefans sama tokoh Edwardnya, soalnya dari novelnya kebaca banget kalo Edward adalah vampire yang romantis.


And, I think “Your Guardian Angel” by The Red Jumpsuit Apparatus is very suitable in describing the characteristic of Edward Cullen to Isabella Swan. Here is the lyrics:


When I see your smile, tears roll down my face. I can’t replace.

And now that I’m strong, I have figured out,

How this world turns cold and it breaks through my soul.

And I know, I’ll find, deep inside me, I can be the one.

I will never let you fall.

I’ll stand up with you forever.

I’ll be there for you through it all.

Even if saving you sends me to heaven.

It’s okay. It’s okay. It’s okay.

Seasons are changing and waves are crashing

And stars are falling all for us.

Days grow longer and nights grow shorter,

I can show you I’ll be the one.

I will never let you fall.

I’ll stand up with you forever.

I’ll be there for you through it all.

Even if saving you sends me to heaven.

‘Cause you’re my, you’re my, my, my, my true love,

My whole heart, please don’t throw that away.

Because I am here, for you.

Please don’t walk away, and please tell me you’ll stay.

Whoa-oh-oh

Stay

Whoa-oh-oh

Use me as you will, pull my strings just for a thrill.

And I know I’ll be okay, though my skies are turning gray.

I will never let you fall.

I’ll stand up with you forever.

I’ll be there for you through it all.

Even if saving you sends me to heaven.

I will never let you fall.

I’ll stand up with you forever.

I’ll be there for you through it all.

Even if saving you sends me to heaven.


[Your Guardian Angel Lyrics & Music Video

@ http://songlyricsvideos.com]


Well, I’m looking forward to post the sequel, “New Moon”.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Comment anything, ask me anything :)