Senin, 03 Agustus 2009

New Moon



Buku kedua dari tetralogi Twilight ini, lumayan seru, konfliknya lebih dalem dibandingin sama buku Twilight. Jujur, pas baca buku ini ngerasa sedih juga, soalnya Edward Cullen Cuma muncul di awal dan akhir novel.

Dari buku Twilight, Bella dan Edward Cullen udah hidup bahagia, mereka bisa pacaran, tanpa ada yang tahu bahwa cinta mereka adalah cinta terlarang. Di awal novel New Moon juga begitu, mereka tetap bahagia menjalani hari-hari pacaran mereka. Konflik dimulai begitu Bella ulang tahun.

Bella ga suka hari ulang tahunnya kali ini. Soalnya dia bakalan lebih tua setaun dari Edward, Edward tetep 17 tahun selamanya, sedangkan dia sekarang udah 18 tahun.

Bella yang benci hari ulang tahun, gak mau Edward ngasih dia kado. Tapi karena Edward maksa (secara, pacar masa ga ngasih kado), akhirnya Bella ngizinin Edward ngasih kado, tapi syaratnya ga boleh ngeluarin uang sedikit pun. Alice Cullen, adik Edward, suka banget sama Bella, dia sampe nyiapin acara ulang tahun yang special di rumah keluarga Cullen.

Setelah dipaksa, akhirnya Bella mau juga dateng ke pesta ulang tahunnya. Di situ, semua anggota keluarga Cullen, kecuali Rosalie, menyambut Bella dengan gembira. Mereka juga udah nyiapin beberapa kado buat Bella. Setelah dipaksa juga, akhirnya Bella mau ngebuka kado-kado itu, dan insiden pun dimulai…

Waktu Bella lagi nyoba buka kado, ternyata ada bagian dari kertas kado tersebut yang tajam. Bella thea, ceroboh pisan, jadinya dia terluka, berdarah juga. Sebenernya luka ini ga akan jadi masalah kalo Bella lagi ga berada di lingkungan yang bervampir, tapi nyatanya Cuma dia seorang yang bukan vampire. Edward yang ngeliat Bella berdarah, langsung meluk Bella dan ngedorong dia dari kerumunan para Cullen (maksudnya ngelindungin, bukan mau ngisep darahnya), tanpa sengaja, Edward terlalu kuat ngedorong Bella, sampe mereka berdua nabrak meja. Gawatnya lagi, di atas meja itu, banyak piring. Alhasil piring jatoh, pecahannya merobek kulit Bella. Jasper, yang adalah anggota keluarga Cullen yang paling baru beradaptasi menjauhi darah manusia, ngerasa terpancing. Sampe harus diasingkan ke luar ruangan.

Carlisle, papanya Edward yang adalah seorang dokter, langsung bertindak dengan jarum dan benang jahit dong. Karena dia udah jadi dokter sejak dahulu kala (hayah), dia ga tergoda sedikit pun sama darahnya Bella.

Edward yang pelindung sejati, ngerasa bersalah banget banget banget atas kejadian ini. Oh ya, dia ngasih Bella CD rekaman permainan pianonya. Bella seneng banget, dan dia ga terlalu nganggep kecelakaan itu sebagai sesuatu yang serius, dia juga ga minta putus, soalnya dia kan emang pengen jadi vampire. Biar tetep abadi kayak Edward.

Ternyata Edward bener-bener nganggep masalah ini sebagai sesuatu yang serius. Sampe akhirnya dia memutuskan untuk pindah sementara waktu, pindah ke Negara lain ngejauhin Bella, dengan alasan ga mau ngelukain Bella, dan ngubah Bella jadi vampire.

Dari waktu saya mulai baca Twilight, saya bingung, kenapa Edward ga mau Bella jadi vampire. Padahal kan kalo sama-sama vampire, mereka bisa sama-sama muda, dan abadi. Ternyata di New Moon ini, pertanyaan saya dijawab juga. Edward punya pandangan bahwa ketika seseorang diubah jadi vampire, maka jiwa orang tersebut akan hilang, dan dia ga akan punya kehidupan masa depan (surga atau neraka). Jadi, Edward ga mau Bella sampai kehilangan jiwanya. Gitu.

Edward berpura-pura ga cinta Bella lagi, biar Bella bisa benci sama dia, dan bisa dengan mudah ngelupain Edward. Edward menggunakan alasan yang ga logis deh. Pokoknya dia bener-bener pergi.

Dari sini lah kehidupan Bella berubah, perpisahannya dengan Edward, bikin dia setengah sakit jiwa. Dia ga punya semangat apapun, hari-harinya tanpa senyuman, tanpa ngomong, bercanda, tanpa gaul, tanpa teman, sampe papanya sendiri bilang dia kayak zombie. Sampe akhirnya papanya khawatir Bella sakit jiwa (bukan setengah lagi). Pas papanya mau ngirim Bella ke psikiater dan ngembaliin Bella ke mantan isterinya, Bella ngamuk, ga mau pindah, meskipun Bella ga suka Forks yang dingin, tapi kenangannya bersama Edward telah membuat kota ini menjadi terlalu indah untuk ditinggalkan.

Bella pun mencoba kembali jadi “manusia normal”. Sampe akhirnya dia ketemu lagi sama Jacob Black (di Twilight, tokoh ini juga sempat disorot, tapi ga terlalu banyak). Dari sinilah de javu terjadi. Jacob adalah anak yang menarik, meskipun dia lebih muda sekitar 2 tahun dari Bella. Karena proyek rahasia mereka, Bella dan Jacob jadi akrab. Jacob ramah dan hangat. Dia tahu apa yang Bella rasain tanpa harus Bella kasih tahu duluan. Bella mulai deket sama Jacob, tapi tentunya kedekatan ini ga pernah bisa ngalahin rasa cinta Bella ke Edward. Karena Bella juga mengalami gangguan psikologis berupa pendengaran terhadap delusi dari suaranya Edward. Bella ngedenger delusi suara Edward setiap kali dia ada dalam bahaya. Jadi, dia terus menerus membahayakan dirinya supaya bisa mendengar suara Edward dengan nyata. Sampe-sampe di New Moon ini, Bella keluar masuk rumah sakit, gara-gara aksi gila bin nekat-nya.

Di saat Bella mulai suka sama Jacob, ada suatu keanehan pada diri Jacob. Pertumbuhan tubuhnya begitu cepat, sampe2 tinggi badannya ngalahin Bella padahal dia masih lebih muda dari Bella. Keanehan ini terjawab, tapi sekaligus bikin Bella aneh sama kisah cintanya yang terus-terusan mengalami cinta terlarang.

Faktanya, Jacob Black adalah seorang werewolf (serigala jadi-jadian) yang notabene adalah musuh dari vampire. Tapi Bella nerima Jacob apa adanya tetap sebagai sahabatnya, meskipun Bella tahu bahwa Jacob suka padanya. Semuanya ga jadi masalah sampe kedatangan Victoria, vampire cewek pacarnya James. James dibunuh oleh keluarga Cullen di Twilight, jadi Victoria mau balas dendam dengan cara ngebunuh Bella. Biar Edward ngerasain apa yang dia rasain.

Di awal saya udah ngasih tahu tentang adanya kesan de javu. Yuph… kalo di Twilight, yang ngelindungin Bella dari James adalah Edward, di New Moon ini, yang ngelindungin Bella dari Victoria adalah Jacob. Ceritanya bener-bener mirip, sampe Bella harus dilindungin sama 5 werewolf (Jacob+4 orang temennya). Mirip khan, sama Twilight. Cuma, kalo di Twilight, Bella dilindungin sama vampire.

Cerita mulai jadi lebih menarik lagi setelah Alice Cullen berkunjung ke rumah Bella. Awalnya saya kira mereka ber-7 (keluarga Cullen) udahan perginya dan mau kembali ke Forks. Ternyata ga gitu. Alice Cuma mau ngasih tau Bella bahwa dia dalam bahaya, yang dibuat oleh Victoria. Alice melihat dari penglihatannya ke masa depan (kemampuan indera yang dimiliki oleh Alice) bahwa Bella meninggal.

Trus, setelah mengetahui bahwa Bella punya pelindung, dan penglihatannya akan masa depan mulai berubah. Alice agak tenang. Tapi masalah gak berhenti sampai di sini. Ternyata Edward dikasih bocoran sama Rosali (si jutek) bahwa Bella udah meninggal. Padahal, prediksi Alice gak selalu bener, masa depan selalu bisa berubah lewat keputusan yang diambil saat itu. Edward yang mikir bahwa Bella udah meninggal, mau bunuh diri ke Italia. Jadi, di Italia ada sebuah rakyat vampire bernama Voltury. Mereka sangat berkuasa. Mereka bisa ngebunuh vampire, kalo vampire itu ngelanggar undang-undang. Salah satu undang-undagnya adalah harus merahasiakan keberadaan vampire di bumi.

Edward mencoba bunuh diri dengan cara menjemur dirinya di bawah sinar matahari di tengah kota, sehingga bakalan banyak orang yang tau kalo dia vampire (kulit vampire akan bersinar seperti berlian terpendam ketika terpapar sinar matahari). Dengan cara ini, Edward berharap keluarga Voltury akan ngebunuh dia karena dia dengan terang-terangan memberitahukan pada manusia mengenai keberadaan vampire.

Dari sini Bella bener-bener serba salah, dan riweuh. Secara, dia mau bilang apa sama papanya, dan gimana dengan sekolahnya yang beberapa bulan lagi bakalan ngadain ujian akhir kalo dia pergi ke Italia tanpa jaminan apapun bahwa dia akan kembali dengan selamat.

Tapi demi cintanya pada Edward, Bella rela melakukan apapun demi mencegah Edward melakukan tindakan bunuh diri itu. Keputusan itu harus diambil dengan segera soalnya Bella dan Alice gak punya waktu yang banyak. Akhirnya Bella nekat ke Italia pake pesawat tentunya, masak pake becak. Trus, dia beneran harus berpacu dengan waktu. Alice malahan sampe maling mobil biar cepet. Hha…

Sampe di Italia, ternyata lagi ada festival mirip Halloween gitu. Tengah kota otomatis rameeee banget sama orang-orang. Hal ini lebih menyulitkan Bella, dia harus nembus kerumunan itu sebelum jam 12 tiba karena Edward akan bunuh diri jam segitu, biar mataharinya poooll katanya si. Nah, padahal saat itu jam 12 kurang beberapa menit. Jadinya Bella harus lari sendirian ke tengah kota tanpa Alice, secara, Alice kan vampire juga, ga boleh terpapar sinar matahari.

Tapi, singkat cerita Edward gagal bunuh diri, karena Bella nyampe tepat waktu. Tapi ada satu masalah lagi, ternyata keluarga Voltury tahu bahwa Edward udah ngasih tau keberadaan vampire pada Bella. Jadinya, keluarga Voltury ngasih satu syarat. Bella harus mati, atau diubah jadi vampire. Edward jelas milih Bella buat jadi vampire. Tapi ga sekarang.

Akhirnya Edward menyadari bahwa keputusannya menjauhi Bella, ga sepenuhnya bener. Bukannya bikin Bella lebih baik, malahan bikin Bella jadi zombie haha… Finally, Edward beserta keluarganya pindah lagi ke Forks, dan Bella Edward kembali pacaran lagi kayak dulu.

Oh ya, hubungan Bella dan Rosalie juga membaik, Rosalie ngerasa bersalah karena Bella jadinya harus berjuang nyelamatin Edward, padahal yang ngebikin semuanya jadi kacau adalah si Rosalie yang mengember-emberkan penglihatan Alice yang belum tentu bener.

Rosalie ga jutek lagi nih di sini. Bagus lah… Masalah pun selesai. Tapi ada masalah lain, gara-gara Edward sering bikin Bella pergi tiba-tiba, dan bertanggung jawab atas ke-zombie-an Bella, jadilah dia dibatasi sama papanya Bella. Ga boleh ngajak Bella keluar rumah selain ke sekolah. Trus jam berkunjungnya Cuma sampe jam 9 malem.

Tapi, buat vampire cerdas kayak Edward, apa sih yang ga bisa dilakuin. Tinggal nyelinap aja ke kamar Bella.

Masalah lainnya adalah Jacob. Jacob ga mungkin bisa ada di sisi Bella kalau Edward juga ada di sana. Secara mereka berdua musuh bebuyutan. Werewolf vs. Vampir. Wkwkwk…

Akhirnya Jacob pun menjauh dari Bella, tapi meskipun Bella milih Edward, tetep aja dia ngerasa kehilangan Jacob. Cerita pun berakhir di situ. Di hutan samping rumah Bella, ketika Jacob pergi menembus kelamnya hutan…

Baca deh… seru da. Cuma sekitar 585 halaman koq.
Just for your information, Stephenie Meyer baru ngeluarin buku baru, judulnya The Host. Fresh released banget tuh. Baru akhir Juli kemaren. Hehe…

2 komentar:

Comment anything, ask me anything :)