Senin, 14 April 2008

Radikal Bebas~kanker???

Radikal Bebas~kanker???

Yak…kembali lagi skrg saya sudah kembali mengetik. Haha… setelah hari-hari kemaren siboek banget sama belajar buat SPMB. Hhhh… Ok…sekarang kita kembali membahas tentang radikal bebas. Seperti yang sudah disinggung kemarin, radikal bebas bisa membuat sel-sel di tubuh kita menjadi teroksidasi, sehingga jadi rusak dan tua. Keriput dech hehe… parah ya… lalu apa hubungannya nih ama kanker???

Ternyata radikal bebas itu kerjanya rajin banget, giat merusak sel sampe bisa menyerang inti DNA kita lho!! Akibatnya rantai DNA di tubuh kita rusak dan gak sempurna lagi karena elektronnya dicuri. Hal ini mengakibatkan rantai DNA memiliki kemungkinan untuk mengalami mutasi yang salah satu efeknya adalah timbulnya kanker. Whoala…

Nah trus apakah penuaan itu bisa dihindari?? Jawabannya tentu tidak bisa, tapi kalau memperlambat atau menghambat, selalu ada jalan. Lho kenapa coba gak bisa dicegah?? Apakah sudah dari sononya? Hmm…seperti yang udah dijelasin, yang menjadi penyebab radikal bebas salah satunya adalah oksigen (selain polusi, makanan, dan lingkungan). Berarti jika tidak mau mengalami penuaan, kita harus menjauhkan diri dari oksigen. Bisakah Anda??? Ya gak bisa dunk, khan oksigen adalah satu-satunya bahan baker sel. Gak mengonsumsi oksigen berarti gak hidup. Nah lho…

Jadi jalan satu-satunya adalah mencoba memperlambatnya. Caranya adalah dengan cukup mengonsumsi antioksidan. Pernah denger kata ini? Harusnya iya, soalnya akhir-akhir ini banyak banget acara televise tentang kuliner ataupun kesehatan yang membahas masalah ini.

Yup, jawabannya adalah antioksidan. Antioksidan ini berperan seperti penetralisir radikal bebas. Wuihhh…cool. Gak tau gimana caranya mereka bekerja pokoknya kalo ada mereka, proses radikal bebas menjadi terhambat, semacam penangkal. Zat antioksidan ini terdiri dari beberapa macam vitamin dan mineral. Contohnya vitamin C dan E. Sumber mutlak para antioksidan ini ada di produk sayuran dan buah-buahan. Nah, sekarang jadi tau khan, kenapa sayuran bisa bikin awet muda sekaligus mencegah kanker. Keren yah….

Kesimpulannya, banyaklah makan sayuran dan buah-buahan. Betakaroten juga penting banget tuh. Bayam, wortel, brokoli, kacang-kacangan (sumber vitamin E), tomat, jeruk, jambu biji, dan lainnya. Tapi mengonsumsi produk nabati juga harus pilih-pilih lho!!! Hati-hati dengan sayuran berpestisida. Karena zat yang terkandung di dalamnya bersifat karsinogen (memicu terjadi kanker), sama aja dunk kalo mengonsumsi sayuran jenis ini. Untuk itu, piilihlah sayuran yang organic. Biasanya sih penampilannya kurang menarik, karena gak pakai pestisida, jadi banyak hama. But, don’t worry, yang penting khan sehatnya itu lho. Berbagi sama ulet memang kenapa, kalo akhirnya kita jadi lebih sehat. Amal juga lagi sama para ulet. Heheh… 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Comment anything, ask me anything :)