Senin, 23 Maret 2015

Succulent, I Love You :*

Belakangan ini lagi suka banget sama succulent (sukulen). Selain bentuknya yang lucu-lucu, imut, dan warna-warni, succulent juga tidak membutuhkan terlalu banyak perhatian. Jadi untuk merawatnya tidak menyita waktu. Jenis-jenis succulent banyak juga ternyata, sampai ribuan gitu deh. Salah satu succulent yang bentuknya lucu dan menarik adalah echeveria. Nah berikut contoh succulent golongan echeveria koleksi saya.

The echeverias gank :p

Bentuknya yang membentuk rosette (seperti bunga mawar) yang membuat succulent golongan ini unik bingits. Eh yang tengah udah gondrong tuh. Sepertinya dia sudah lelah mengurusi anak-anaknya. Ayo dibantu, sekalian memperbanyak succulent-nya.

Hampir semua jenis succulent lebih umum diperbanyak secara vegetatif, bisa juga pakai biji, tapi yaampun, nunggu berbijinya itu kapaaaan... *desperate

Perkembangbiakan vegetatifnya bisa melalui stek batang, stek daun, atau stolon. Succulent golongan echeveria ini umumnya diperbanyak dengan cara stek daun atau stolon. Kali ini saya akan menunjukkan bagaimana mudahnya menyetek succulent dari stolonnya. Tanaman yang siap distek stolonnya, cirinya sudah mengeluarkan serabut-serabut akar.

Stolon yang sudah siap dipotong.

Tidak seperti stolon pada tanaman pegagan atau tanaman stroberi, stolon pada succulent tidak perlu ditambatkan/diarahkan terlebih dahulu ke media yang baru. Langsung saja dipotong dan ditancapkan di media yang baru.


Anakan-anakan succulent yang telah dipotong stolonnya.

Jangan lupa pilih media yang subur (kalau memungkinkan yang mengandung pupuk kandang, kotoran kelinci sih katanya is the best) dan memiliki drainase yang bagus. Ciri media yang drainase-nya bagus adalah ketika disiram, meskipun hanya sedikit, airnya langsung merembes ke bagian bawah pot.

Media siyaaap

Selanjutnya anakan-anakan tadi tinggal ditancap saja. Serabut-serabut akarnya dipendam di dalam tanah.


Anakan succulent di pot baru

Iyeay...

Dan voila, sekarang echeverianya jadi banyak bingiits... selain ditaruh di pot plastik, bisa juga dihias ala terrarium biar unyu. Jadi bisa diletakkan di meja kantor, meja belajar, kamar, kamar mandi, atau di pinggir jendela. Jangan lupa dikasih ijin kena sinar matahari minimal 3-4 hari sekali. :)

Mini topless terrarium :^

Nah selamat mencoba ;)

19 komentar:

  1. Seru banget ulasanny kak :3
    Kak ulas jg manfaat succulent selain estetikany sbg tanaman hias donk

    BalasHapus
  2. Halo sekar, terimakasih loh. :)
    Iya, nanti kalau ada kesempatan, saya coba ulas yaa :D

    BalasHapus
  3. Lucu yaa, bisa gondrong gitu..klo siramnya brp kali ya mba?

    BalasHapus
  4. Halo cristina. :)
    Iyaa... akar2 nya terutama.
    Penyiraman pagi dan sore, tapi pastikan bagian bawah pot nya berlubang, sehingga airnya terbuang dengan baik. :)

    BalasHapus
  5. Hallo, mau nanya kalo liat di internet kok ada yg bisa numbuhin succullent dari daunnya ya. Tau caranya nggak. Terimakasih

    BalasHapus
    Balasan
    1. Halo Yudda,
      Ada beberapa jenis succulent yang propagasinya melalui daun, beberapa jenis succulent rossette dan kalanchoe misalnya. Caranya mudah sekali, cukup pilihndaun yang cukup tua, lalu ditidurkan di media yang sesuai. Biasanya sih campuran kompos dan pupuk kandang.m

      Jaga kelembabannya, jangan sampainterlalu basah agar tidak busuk. Dalam 1-2 minggu akan tumbuh anakan-anakan di pinggiran daun. Jika akarnya sudah kuat, bisa lamgsung dipisahkan ke pot sendiri sendiri.

      Semoga membantu yaa :)

      Hapus
  6. kak, sukulen aq g sengaja dirusak sama ayam,, daunnya sudah saya coba pisahkan berharap bisa tumbuh tunas, eh malah busuk.. semuanya.. bisa kasih saran, apa yg harus aq lakuin...
    makasih

    BalasHapus
    Balasan
    1. Halo...
      Kamu bisa mencoba menjaga kelembaban medianya, jangan sampai terlalu lembab karena sukulen mudah sekali busuk. Oh iya, pastikan juga succulent yang kamu tanam daunnya itu, memang jenis sukulen yang bisa diperbanyak melalui daun yaa.

      Induknya tetap dipelihara saja, kalau belum rusak total ataupun mati, masih ada harapan :)

      Semoga berhasil :)

      Hapus
  7. Dari game android Viridi, trs googling sana sini, liat disini jadi pgn pelihara succulent jg, model tanaman echeveria lucu-lucu uy hehe

    yg saya bingung beli tanamannya dmn ya? di toko-toko bunga familiar ga ya sama succulent ini?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Halo Alfiyan. Iya ayo coba pelihara succulent. Echeveria atau aloe vera juga imut-imut kok :D

      Untuk membeli succulent, kamu bisa pergi ke nursery-nursery tanaman terdekat. Atau bisa coba ke swalayan seperti the ranch market, farmers market, atau superindo. Saya pernah lihat disitu.

      Toko-toko tanaman biasanya familiar kok dengan succulent :)

      Hapus
  8. Bagus nih tulisannya. Baru beli succulent kemarin, makanya cari cara perawatannya. Jd disiramnya diguyur air gitu apa gimana ya?
    Udh pernah gagal piara succulent, jd g mau salah lagiii...
    Thanks buat jawabannya...

    BalasHapus
    Balasan
    1. Halo Tiara, terimakasih atas kunjungannya. Iya, gapapa kok diguyur XD asalkan kamu menggunakan media tanam yg porous. Begitu diguyur, airnya langsung merembes keluar dari pot. Karena air yang menggenang berbahaya bagi succulent, dapat menyebabkan kebusukan.

      Ayoayo dicoba :)

      Hapus
  9. Mba secullent aku br mengeluarkan tunas2 kecil gitu, kira2 kpn ya bisa di pindahkan ke pot

    BalasHapus
    Balasan
    1. Bisa langsung dipindahkan ke pot yang baru kok. Kalau sudah terlihat akarnya lebih baik. Tinggal dipotong, lalu bagian bawahnya dipendam dalam media yang cocok di pot baru :) jangan lupa jaga kelembaban medianya yaa...

      Selamat mencoba :3

      Hapus
  10. Saya punya sukulen yg sepertinya termasuk echevaria, beberapa hari ini daunnya rontok terus. Saya sdh taruh di dkt jendela afar terkena sinar matahari dan menyirami sedikut air, namun daunnya tefap rontok. Bagaimana cara perawatannya ya?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hmmm... coba cek keadaan media tanamnya, terlalu basah atau kering. Kalau terlalu kering bisa diberikan air, kalau terlalu basah, bisa ditambahkan pasir kering atau batu kerikil kecil-kecil.

      Apakah tanamannya diletakkan indoor? Jika iya, menaruhnya di dekat jendela sebetulnya kurang cukup untuk memenuhi kebutuhan sinar mataharinya. Coba taruh di luar ruangan dengan dosis sinar matahari yg cukup. :)

      Dicoba yaaa :)
      Semoga berhasil ♥

      Hapus
  11. Saya baru coba sukulen perbandingan media tanam yang cocok Dan mudah di dapat apa y?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Halooo...
      Untuk perbandingan media tanamnya, saya biasa menggunakan campuran tanah:kerikil:pupuk kandang = 2:1:2

      Selamat mencoba :)

      Hapus
  12. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus

Comment anything, ask me anything :)