Jumat, 29 Mei 2009

Fakta Menarik Tentang Sidik Jari


Sidik jari, begitu denger kata ini, pasti yang ada di pikiran kita adalah, TKP, tindak kriminalitas, kejahatan, pembunuhan, pistol, barang bukti, dan kata-kata lain yang berkaitan dengan dunia kriminal. Tapi, tau gak, banyak fakta menarik lho dari jejak yang ada pada jari jemari kita ini.


Sidik jari adalah suatu pola garis-garis yang muncul di ujung jari kita yang sudah dibentuk sebelum kita lahir dan akan tetap bersama kita seumur hidup. Sidik jari sangat penting dalam dunia kriminalitas, karena sidik jari dapat membantu mengidentifikasikan pelaku kejahatan yang jejak sidik jarinya tertinggal di TKP (Tempat Kejadian Perkara), juga dapat membantu mengidentifikasi mayat yang tak dikenal. Hal ini dikarenakan tidak ada dua orang (bahkan kembar identik) yang memiliki sidik jari yang sama.


Sidik jari atau pola garis-garis di ujung jari kita sudah mulai terbentuk sejak 5 bulan sebelum kita lahir. Orang yang pertama kali menemukan sidik jari ini adalah seorang dokter Skotlandia bernama Henry Faulds yang bekerja di rumah sakit Jepang sekitar 130 tahun yang lalu.



Penggolongan sidik jari


Metode dasar pembedaan sidik jari deperkenalkan oleh seorang polisi Inggris, Sir Edward Henry tahun 1901. Ada 8 pola khusus, yaitu:

Kurva datar tipe 1

Kurva datar tipe 2

Tipe lengkung datar

Tipe lengkung segitiga

Tipe spiral datar

Tipe spiral pusat berkantung

Tipe kurva ganda

Tipe acak



Cara Mencari Sidik Jari


Sidik jari dapat berbekas karena adanya jejak keringat atau jejak lemak yang dihasilkan oleh kelekjar keringat pada jari kita. Cara mencarinya adalah dengan menyapukan bubuk bersih berwarna sehingga jejak-jejak tersebut nampak. Ini adalah cara standar mencari sidik jari. Namun, beberapa teknik baru sudah mulai digunakan, seperti menggunakan uap lem super, sinar laser, dan beberapa semprotan bahan kimia juga sudah mulai dipakai.


(retha+sumber buku)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Comment anything, ask me anything :)