Senin, 02 Juni 2008

Unknown

SPMB kayaknya ganti nama deh, jadi SNMPTN hah… nambah susah aja nyebutinnya. Tahun lalu aku ngambil farmasi ITB ama farmasi UNPAD dan dua-duanya berhasil ditolak. Fyuhh… capek juga.

Kenapa capek? Soalnya tahun ini aku gak sama sohibku lagi, taon kemaren kan kita berjuang sama-sama, eeh dia masuk matematika UPI kerenlah. Chayo Fan!!! Tapi kalo aku sih gak akan kuliah di UPI ah… jauh banget bo’ udah kayak ke luar kota aja itu mah. Ngelewatin hampir 3 terminal dah. Huehe…

Yup, kembali ke topic. Aku mau ngambul jurusan apa yaa tahun ini. Di dalam benakku, aku masih dan tetap bermimpi menjadi seorang pharmacist alias apoteker. Hhh… semua keadaan sepertinya tidak memdukung ke arahku. Ini seperti sebuah reaksi kimia yang tidak memiliki konsentrasi katalis sedikitpun, dan tidak ada pengaturan volume, molaritas, atau suhu yang bisa mendorong reaksi itu bergeser ke arahku. Ceilah…

Kenapa aku bilang begitu? Karena hampir semua orang, gak percaya kalo aku bisa masuk jurusan Farmasi apalagi ITB. Pertama, mama dan papa, mereka malahan udah nyaranin untuk ikutan seleksi universitas swasta, nggak sampe di situ, temennya papaku sempet ngetawain aku ketika tahun kemarin aku gak lulus, dan mereka kayak ngeyakinin papaku kalo aku gak bisa masuk jurusan itu. Temen-temen aku yang kuharapkan mendukung aku, membakar semangatku, malah menurunkan suhu. Semua keadaan di sekelilingku sepertinya tidak sedikitpun yakin pada kemampuanku.

Mereka bersembunyi di balik alasan untuk keselamatan masa depanlah, demi umur yang nambah tualah, dan alasan-alasan lainnya yang sebenernya mereka tuh ingin bilang kalo aku memang tidak mampu. But don’t you remember guys? I don’t struggle by myself, but my GOD, my JESUS, and my HOLY SPIRIT always with me. And I know that GOD can do something amazingly through HIS tremendous power.

Ada seseorang pernah bercerita padaku. Jika kamu berada di suatu panggung pertunjukkan, lalu kamu melakukan sesuatu yang membuat orang-orang yang menontonmu tidak menyukaimu lalu melamparimu dengan tomat, ambillah tomat itu, lalu makanlah di depan mereka. Karena ketika kamu memakan tomat itu, kamu akan lebih kuat, dan mereka akan melihat seberani apa dirimu.

Kalo sekarang aku diibaratkan sebagai orang yang ada di panggung pertunjukkan itu, maka ejekan-ejekan, ketidakyakinan, menjadi tomatnya. Yah, tomat kan banyak mengandung lycopene yang ampuh mencegak kanker, aku akan tambah kuat dan sehat dan yang pastinya jauh dari sariawan. Halah…

Kadang hati ini sudah ingin menangis, bahkan tak jarang aku pergi ke kamar lebih awal untuk menangisi semua keadaan si sekelilingku. Tapi satu-satunya pribadi yang ngehibur aku cuma HOLY SPIRIT. DIA meyakinkanku bahwa aku punya TUHAN yang luar biasa yang selalu merencanakan masa depanku menjadi yang terbaik untukku. Aku saat ini Cuma bisa berencana aja tapi semua kendali ada pada-NYA. Jadi, HOLY SPIRIT juga mengingatkanku sebuah kalimat yang pernah aku baca yang benar-benar gak konsekuen. Kalimatnya seperti ini: “Karena TUHAN-ku luar biasa dan menakjubkan dan super genius, maka aku gak bisa lulus SPMB.” Coba baca dan pahami ketidakmasukakalannya. Yah… I usually laugh it up and rebuilt my confidence.

Karena kalimat itu gak masuk akal, berarti ketidaklulusanku juga gak masuk akal. Ya, amien…

JESUS I give thanks for every morning I wake myself up. YOU always be there beside me, and give me a new fire. When I hurt, I always can recover myself in the might of your love…

I’m nothing without YOU.

They quote you:
“Success is an ability to go from failure to failure without losing enthusiasm.”
>>> John F. Kennedy

2 komentar:

Comment anything, ask me anything :)