Senin, 09 Juni 2008

Hari yang Hilang

Hari yang Hilang

Bapak Harold Hill adalah presiden direktur dari perusahaan Curtis Engine di Baltimore Maryland. Perusahaan beliau bergerak di bidang pendidikan ke-antariksaan dan percobaan-percobaan yang berhubungan dengan semua masalah tata surya dan alam semesta. Salah satu penemuan mereka yang dapat saya katakana menakjubkan adalah ketika mereka melakukan percobaan di Green Belt, Maryland. Percobaan mereka adalah mengecek kebenaran perhitungan manusia dalam sistem penanggalan yang dipakai sekarang ini, mengecek keabsahan dari posisi matahari, bulan, dan planet-planet di tata surya untuk jangka waktu 100 dan 1000 tahun ke belakang dari sekarang.

Sebenarnya inti utama dari percobaan mereka adalah agar mengetahui semua pergerakan alam semesta untuk masa yang akan datang, sehingga jika mereka akan mengorbitkan satelit, maka satelit tersebut akan diletakkan/diorbitkan pada posisi yang hampir tidak mungkin bertabrakkan dengan benda asing di alam semesta. Karena mereka berpikir bahwa sebuah satelit yang memakan biaya jutaan amerika, alangkah sayangnya jika sewaktu-waktu ditabrak misalnya oleh meteor atau komet. Mereka menjalankan computer untuk menghitung mundur untuk beberapa abad, tetapi hasil yang didapat adalah computer selalu berhenti berproses. Mereka lakukan berkali-kali tetapi hasil yang didapat adalah sama, computer mereka mengalami masalah penghitungan. Perlu Anda ketahui, jika computer tidak dapat melakukan suatu perhitungan, maka hasil yang didapat adalah aksi diamnya computer, seperti tidak melakukan apa-apa.

Mereka lalu memanggil ahli mekanik computer, karena para ahli ini berpikir bahwa ini adalah kesalahan yang dibuat oleh computer mereka. Ketika para teknisi computer memeriksa mesin computer tersebut, mereka tidak menemukan sedikit kesalahanpun pada mesin tersebut. Tetapi ketika para ilmuwan itu menunjukkan kesalahan yang dibuat oleh computer, teknisi computer juga bingung, “Apa masalahnya ya.”

Mereka terus mencari kesalahan yang dibuat oleh computer mereka, akhirnya mereka menemukan sesuatu yang membuat computer itu tidak bekerja. Mereka menemukan adanya HARI YANG HILANG dalam jangka waktu tertentu. Mengapa bisa demikian? Mereka tidak dapat menemukan jawabannya. Akhirnya, salah seorang pekerja di perusahaan itu tetapi dari divisi yang berbeda dan seorang Kristen berkata kepada mereka, “Saya ingat ketika saya dulu sekolah minggu, guru sekolah minggu bercerita tentang matahari yang diam tidak bergerak satu hari penuh.“ Orang-orang di sekitarnya tidak percaya apa yang dikatakan oleh orang Kristen tadi, kata mereka, “Tolong buktikan dan tunjukkan kepada kami.” Lalu orang tersebut membuka Alkitab dan menunjukkan kepada mereka kitab Yosua. Alkitab menceritakan ketika pasukan Yosua dikelilingi oleh musuh-musuhnya, ia meminta kepada Tuhan agar tidak terjadi malam. Dan Alkitab mengatakan bahwa matahari, bulan, bintang, dan semua tata surya diam tidak bergerak selama satu hari penuh.

Setelah pembuktian tersebut, para ilmuwan berkata, “Inilah hari yang hilang itu!” Mereka kemudian melanjutkan perhitungan hari yang hilang itu agar computer tidak lagi berhenti berproses. Tetapi setelah program selesai diperbaiki, computer tersebut tetap mengalami masalah, dan mereka menemukan kembali perhitungan yang baru bahwa hari yang hilang itu adalah 23 jam lebih 20 menit! Tidak 24 jam/satu hari penuh seperti yang dikatakan dalam Alkitab. Berselang beberapa jam, pegawai Kristen tadi berkata kembali, “Saya ingat kejadian yang lain dalam Alkitab di mana matahari BERGERAK MUNDUR.” Ia membuka kitab II Raja-raja di mana Yesaya meminta kepada Tuhan agar matahari bergerak mundur sebanyak 10 derajat! Mereka terperanjat kaget, karena para ilmuwan tersebut tahu persis bahwa 10 derajat dari pergerakan matahari adalah tepat 40 menit! 24 jam permintaan Yosua kepada Tuhan dan permintaan Yesaya kepada Tuhan adalah 24 jam dikurangi 40 menit= 23 jam lebih 20 menit.

Hampir satu hari penuh alam semesta kehilangan harinya. Tepat seperti apa yang para ilmuwan hitung dengan komputernya.

Kebesaran Tuhan dibuktikan kembali dengan ilmu pengetahuan, Alkitab tidak pernah salah!!! Puji Tuhan.


Taken From: Tabloid rohani ‘Voice of Faith’ edisi 2/ thn.1/ 2006



Look:

Yosua 10:12-15
Lalu Yosua berbicara kepada TUHAN pada hari TUHAN menyerahkan orang Amori itu kepada orang Israel; ia berkata di hadapan orang Israel: “Matahri, berhentilah di atas Gibeon dan engkau, bulan di atas lembah Ayalon!” Maka berhentilah matahari dan bulan pun tidak bergerak, sampai bangsa itu membalaskan dendamnya kepada musuhnya. Bukankah hal itu telah tertulis dalam Kitab Orang Jujur? Matahari tidak bergerak di tengah langit dan lambat-lambat terbenam kira-kira sehari penuh. Belum pernah ada hari seperti itu, baik dahulu maupun kemudian, bahwa TUHAN mendengarkan permohonan seorang manusia secara demikian, sebab yang berperang untuk orang Israel ialah TUHAN. Kemudian Yosua dan seluruh orang Israel kembali ke tempat perkemahan di Gilgal.

2 Raja-raja 20:9-11
Yesaya menjawab: “Inilah yang akan menjadi tanda bagimu dari TUHAN, bahwa TUHAN akan melakukan apa yang telah dijanjikan-Nya: Akan majukah bayang-bayang itu sepuluh tapak atau akan mundur sepuluh tapak?” Hizkia berkata: “Itu perkara ringan bagi baying-bayang itu untuk memanjang sepuluh tapak! Sebaliknya biarlah baying-bayang itu mundur ke belakang sepuluh tapak.” Lalu berserulah nabi Yesaya kepada TUHAN, maka dibuat-Nyalah baying-bayang itu mundur ke belakang sepuluh tapak, yang sudah dijalani baying-bayang itu pada penunjuk matahari buatan Ahas.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Comment anything, ask me anything :)