Tuesday, April 14, 2015

Menanam-merawat-memanen Bunga Balon a.k.a. Balloon Flower

Waktu pertama kali melihat tanaman ini, kesannya lucu banget, karena sebelum mekar, kelopak-kelopak bunganya melengkung dan menggembung membentuk bola-bola mini mirip balon. Warna bunganya violet ceraah..

Waktu masih baby, bibit tanaman bunga balon ini biasa-biasa saja. Bahkan bisa dibilang, tidak cute sama sekali. Tapi kalau sudah berbunga, duuh, bagus banget. Yuk coba menanamnya.


Bibit bunga balon usia 1 bulan
Menyemai biji/benih bunga balon, sama saja seperti menyemai biji-biji pada umumnya. Siapkan pot, isi setengahnya dengan media semai yang porous dan subur, letakkan benih-benih bunga balon di permukaannya, kemudian tutup dengan media setebal kurang lebih 1 cm. Jaga kelembabannya deh dengan menyemprot/menyiram perlahan minimal satu kali sehari. Daan, voila, dia tumbuh.

Ketika disemai, pot bisa diletakkan di dalam rumah, untuk mencegah gangguan serangga-serangga nakal. Tapi kalau sudah berkecambah (sprouting) bisa diletakkan di tempat yang terkena sinar matahari, agar tidak tumbuh jangkung dan kurus (etiolasi) tapi jangan lupa beri naungan yaa... jangan kena sinar matahari langsung. ;)

Repotting (memindahkan ke pot yang lebih besar) sebaiknya dilakukan saat jumlah daun mencapai 4-6 helai. Karena pada masa-masa ini, akarnya sudah cukup berkembang ;)

Untuk pemberian air, satu kali sehari sudah cukup, atau ketika cuaca panas, bisa menyiramnya 2 kali sehari. Pemberian pupuk setiap 3 bulan sekali sudah cukup. Pilih yang organik yaa...

Oh dan, bunga balon menyukai pemangkasan. Jadi, ketika selesai berbunga, langsung saja potong tangkainya sekitar 5-8cm dari bunga, untuk merangsang pertumbuhan cabang-cabang dan tunas-tunas baru. Jadi berbunga lagi dehh... ;)

Bunga balon yang sedang mekar
Dari benih sampai munculnya bunga pertama, membutuhkan waktu sekitar 3-4 bulan. Bunga pertama biasanya belum sebanyak ini. Punya saya, bunga pertama hanya muncul 1. Kemudian setelah pemangkasan, baru bunganya lebih banyak. X)

Memperbanyak bunga balon bisa dilakukan dengan 2 cara. Pemisahan tunas dan biji. Favorit saya adalah via biji. Hehe... soalnya pakai pemisahan tunas, agak sulit dan % berhasilnya lebih sedikit dibanding menanam dari biji.

Oke, ketika bunganya selesai mekar (3-5 hari), dia akan layu dan menguning. Nah, setelah kuning kecokelatan, tangkai bunganya bisa dipotong. Biji ada di dalam bagian yang agak menggembung.

Bunganya rontok, meninggalkan bebijian
Bijinya berwarna hitam keunguan. Makin muda warna ungunya, berarti bijinya belum matang. Berikut contoh biji yang sudah matang. Warnanya ungu kehitaman.

Benih bunga balon
Selanjutnya biji bisa disimpan, atau ditanam kembali. :)
Bunga balon biasa mekar di pertengahan tahun,p (bulan April-Juli) atau pada musim kemarau, jadi silakan menyesuaikan dengan waktu menanamnya. :3

Selamat mencoba.
Gogreen, goorganic ;)

@bibitanaman

6 comments:

  1. Hallo.salam kenal sy Ratna.tlg tanya apakah bunga ini hanya bs ditanam dipot? Sy berencana menanama di tanah. Dan apakah bisa kena matahari langsung atau harus ada naungan? Terima kasih😊

    ReplyDelete
    Replies
    1. Halo mba Ratna, salam kenal. Tidak hanya bisa ditanam di pot kok, bisa ditanam juga langsung di tanah. Bahkan bisa lebih rimbun karena akarnya bebas. Jenis bunga ini sebaiknya kena matahari langsung agar rajin berbunga : )

      Selamat mencoba. :D

      Delete
  2. Replies
    1. Halo, wah kurang tau juga, tapi sepertinya bukan. Bunga balon ini memiliki nama latin Platycodon grandiflorus. Bisa disearch dan dicocokkan yaa :)

      Delete
    2. Halo Mbak, boleh bantu jawab? Barusan td siang saya Beli bunga seperti milik Mbak, kata penjualnya namanya Star Blue. Setelah saya search di Google yg keluar gambarnya bunga balon yg Mbak sebut. Saya juga tertarik dg bentuknya yg menggembung😊

      Delete
    3. Wah terimakasih atas bantuannya, maafkan saya tidak mencari lebih lanjut. Hehe. Terimakasih juga telah berkunjung. :)

      Delete

Comment anything, ask me anything :)