Selasa, 22 Mei 2012

D'Angel : Rose





Setelah sekian lama nyari buku kedua dari trilogi D'Angel ini, akhirnya ketemu juga... Senangnya... dan nggak sia-sia, ternyata emang baguuuush banget. 4 Jempol buat Luna Torashyngu.


Judul: D'Angel:Rose
Penulis: Luna Torashyngu
Penerbit: PT Gramedia Pustaka Utama
Cetakan: 2008
Tebal: 287 halaman


Di buku pertama, diceritain asal mulanya Fika Handayani jadi manusia genoid, intinya kesalahan ini ada pada satu orang yang bernama Rastaji yang telah mengembangkan kembali teknologi rekayasa pembuatan genoid dengan Fika sebagai kelinci percobaan. Nah, di buku kedua ini, makin seru karena Fika udah tahu siapa dirinya sebenarnya, dan dia mulai menggunakan kemampuannya dengan membantu agen intel. WOW!


Rafika Handayani yang menyamar sebagai Arista Rayesti di Malaysia disusul oleh 2 agen intel (BIN) untuk ditawari suatu kerja sama membongkar persembunyian uang senilai 2,5 juta dolar Amerika hasil korupsi, pekerjaan ini dihadiahi dengan pembersihan nama Fika. Di buku pertamanya, Fika dituduh sebagai pembunuh ibunya sendiri, sehingga dia jadi salah satu buron di Indonesia, mangkanya dia lari ke Malaysia.


Fika setuju karena selain ingin membersihkan namanya, pekerjaan ini pun menuntut ia kembali ke sekolah karena ia akan menyamar sebagai anak SMA untuk mencari tahu keberadaan anak koruptor yang diduga bersekolah di salah satu SMA di Jakarta, karena konon hanya anak sang koruptor yang tahu tempat persembunyian uang tersebut. Terang aja dia seneng, karena bisa kembali ke sekolah dimana dia seharusnya berada.


Hari-hari Fika di sekolah sangat menyenangkan, mulai dari temen sebangkunya, Viana, gank genit (Dessy and the gank), lomba voli, dan juga pemilihan ketua OSIS. Dessy and the gank ini selalu bikin recok Viana.  Di sekolah itu juga Fika ketemu seorang guru muda yang bernama Rena. Karena terlalu menyenangkan, dia ampe hampir lupa misinya, nyari anak koruptor.


Di buku ini juga udah mulai diceritain tentang gejala penyakit Fika yang di buku ketiga diketahui sebagai efek paparan nuklir.


Nggak seru kalo tokoh utamanya nggak berkutat dengan masalah 'cinta', makanya Luna juga menyisipkan cerita cinta antara Fika dan Ryan, Viana dan Angga, nggak lupa juga Aditya dan Rena.


Akhirnya masalah demi masalah membawa Fika dan agen BIN untuk mencurigai 3 orang di SMA tersebut yang diduga adalah anak koruptor. Namun, masalah nggak sampai di situ, ternyata Rastaji juga mengincar uang tersebut untuk membangun proyek militer genoid-nya. Jadi, Rastaji juga ngirim orang ke SMA tersebut yang salahnya nggak disadari oleh Fika dan BIN.


Karena ketidaksadaran mereka, akhirnya Rastaji selangkah lebih maju, dia berhasil membongkar identitas Fika di sekolah, sehingga Fika dikeluarkan, sekaligus berhasil menculik si anak koruptor dan menemukan kode yang berisi lokasi bank penyimpanan uang 2,5 juta miliar dolar Amerika itu. Tapi sayangnya, mereka nggak bisa nemuin nomor rekening si koruptor.


Di sisi lain, Fika berusaha menyelamatkan si anak koruptor, tapi dia juga dihadang oleh (bisa dibilang) saudara kembarnya sendiri yang sama-sama genoid.


Waah, gimana yaa akhirnya?
Siapakah anak koruptor yang dimaksud?
Apakah Rastaji berhasil membobol rekening si koruptor dan mendapatkan uangnya?
Siapakah kembaran Fika?
Bagaimana nasib Rastaji dan Fika selanjutnya?
Gimana akhir kisah cinta Fika dan Viana?


AAAAaaaaaaaah... harus  baca bukunyaa...
kerennnn banget.


Genre-nya tetep science fiction koq, jadi yang udah baca, pasti jadi lebih pinter. Hehe... terus di sini nggak terlalu banyak pindah-pindah setting seperti di Golden Bird, jadi lebih mudah dipahami. Dari konflik ke konflik, bikin penasaran dan bikin tegang juga. Jadi pengen baca sampe abis di hari itu juga. Wkwkwk...


7 stars for this book
really love it
Good job Luna!!!
:)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Comment anything, ask me anything :)