Sabtu, 20 Maret 2010

Deeper (The sequel of Tunnels)

Yeah... this is it, the second book of Tunnels book, written by the two talented writers, Roderick Gordon and Brian Williams. Buku dengan ketebalan sekitar 400 halaman ini, menceritakan banyak hal yang belum terungkap di buku Tunnels. Hha... membuat otak saya berimajinasi dan memikirkan, gimana kalo hal-hal dalam buku ini terjadi di dunia nyata, masalahnya, bukan hal yang nggak mungkin untuk membangun sebuah kota bawah tanah, wong bumi kita luas. Solusi ini menjadi solusi kepadatan penduduk yang lebih masuk akal daripada pindah ke Mars. Hahah...

Chapter pertama dari buku ini sedikit mengulas cerita yang ada di buku pertamanya. Jadi di bagian awal, diceritain tentang seorang wanita bernama Sarah Jerome, wanita ini ternyata adalah ibu kandung Will Burrows. Sarah ternyata adalah penduduk asli Colony, yang berarti, Will juga adalah penduduk asli sono, pantes aja kulitnya albino. Sarah menerima surat dari salah seorang rekan di Colony. Surat itu menuliskan bahwa Tam, kakaknya (oomnya Will) telah meninggal, dan yang membunuh Tam adalah Will sendiri. Selain itu, Will difitnah sebagai penculik adiknya, Call Dari situ, Sarah bener-bener shocked dan ada di kondisi antara percaya dan nggak percaya.

Sebenernya, Tam emang udah meninggal, tapi bukan dibunuh sama Will, tapi sama para Styx (pemerintah Colony yang kejam dan nyebelin). Jadi intinya ada yang mau membuat Sarah salah paham sama Will. Lalu, Sarah bertemu dengan anjingnya Call (hunter) bernama Bartleby. Tanpa sengaja, Hunter membuat Sarah tertangkap oleh Styx. Sebenarnya Sarah telah besembunyi ke dunia atas selama bertahun-tahun, namun kali ini, dia harus kembali ke kampung halamannya untuk menemukan fakta.

Di sisi lain, Will, Call, dan Chester telah sampai di Deeper, yaitu tempat pembuangan orang-orang nggak guna di Colony. Mereka akhirnya berpetualang di tengah kegelapan, berharap menemukan Mr.Burrows (ayah palsu Will). Tapi petualangan bawah tanah, membawa mereka jauhh... dan jauhhh... ke dalam perut bumi yang gelap dan asing.



Mrs.Burrows (ibu palsu Will) adalah orang yang paling jarang mengalami konflik. Gimana enggak, dia cuma duduk nonton TV sambil ngemil di tempat rehabilitasi.

Rebecca yang ternyata adalah anak salah satu Styx ternyata begitu cerdas karena rasa dendam yang dia miliki akibat kematian ayahnya oleh Tam. Dia membuat suatu strategi untuk memusnahkan Topsoilers (manusia penghuni dunia atas) dengan suatu virus bernama Dominion. Rebecca jugalah yang memutarbalikkan fakta sehingga Sarah membenci Will.


Will, Chester, dan Call ga cuma bertemu dengan makhluk-makhluk, tumbuhan-tumbuhan, atau tempat-tempat aneh, tapi mereka bertiga akhirnya ketemu dengan Drake dan Elliot. Mereka berdua adalah Topsoiler yang udah bisa bertahan hidup di sana. Oia, Call sempat mengalami koma. Drake dan Elliot mengajarkan mereka bertiga cara bertahan hidup di Deeper. Ngajarin mereka gimana caranya melarikan diri dari para Limiter.


Mereka sekarang jadi berlima. Mengalami berbagai cerita menarik. Lucu, menegangkan, takut, sedih, cemburu. Macem-macem deh. Tapi semuanya harus berakhir ketika Drake tertangkap oleh limiter untuk dibunuh. Dari situ mereka mulai ngerasa bersalah dan putus asa.


Akhirnya beberapa hal membuat mereka bertemu dengan limiter. LImiter itu mengejar mereka sampai akhirnya Elliot menembak dia. Eeehh... ternyata limiter itu adalah Sarah. Mereka akhirnya mengerti kesalahpahaman yang terjadi. Akhirnya mereka terus lari karena limiter lain dan Rebecca mengejar mereka.


Sampai suatu keadaan, mereka berempat, Elliot, Will, Chester, dan Call terjebak dan gabisa kemana-mana, akhirnya Rebecca bersama Limiter mengepung mereka. Cal yang putus asa akhirnya bertindak tolol dan mati di tangan Limiter. Di adegan ini, Rebecca membuka semua kejahatan yang telah, dan akan ia lakukan. Termasuk rahasia bahwa dia punya sodara kembar. Bagian ini yang paling seru dan menegangkan. Akhirnya Elliot punya jalan keluar, yaitu masuk ke sebuah sumur. Sedangkan Sarah ditolong oleh Drake yang ternyata belum mati. Drake nggak sengaja mendengar semuanya, dan di melarikan diri ke Topsoil. Dia ingin mencegah virus Dominion menyebar. Akhirnya ceritanya berakhir di situ. Mr. Burrows masih belum bertemu dengan Will. Dan, bagaimana Drake bisa menemukan Elliot, Will, dan Chester?


Buku kedua ini memang lebih tebal dari yang pertama, tapi lebih seru. Lebih kompleks klimaks-klimaksnya. So, the next target will be FREE FALL. :)


Two thumbs up for both of you!!!

   

2 komentar:

  1. Waah, jadi sering bahas novel ya?
    bagus lah, dari pada bahas bobo mulu
    huahuauauahu

    BalasHapus
  2. Hhha... iya nih. Itu muji atau ngeledek???
    =p

    Yang penting mending diisi daripada jamuran. =p

    BalasHapus

Comment anything, ask me anything :)