Rabu, 16 Desember 2009

They Sleep To Relieve Their Hunger

Dec 15 2009

Hari ini saya lumayan capek. Bolak balik Bandung-Sumedang cuma buat ngurusin nilai. Sekitar 4 jam perjalanan bolak-balik pun ditempuh. Hueheh... Dan tadi, di bis, ketika saya kelelahan, saya sempet ngeliat seorang pengemis yang sedang tertidur nyenyak (keliatannya sih gitu) di bawah telepon koin. Dengan posisi tidur yang sepertinya nyaman, raut wajah yang menggambarkan ketidakpedulian terhadap sekeliling, sepertinya dia merasa nyaman.


Lalu saya bandingkan dengan keadaan saya saat itu, dalam bus menuju Sumedang, dengan tas segede2 gablak di pangkuan, dan beberapa buku berjudul : "Praktikum Analisis Kimia" dengan otak penuh rumus dan materi2 kuliah yang akan diujikan sorenya. Lalu, ketika merasa-rasa, badan kerasanya capeeekkkk banget. Belom lagi jerawat bermunculan akibat sering begadang ngerjain tugas, tangan yang lebam karena tadi pagi kejepit pintu angkot gratis di kampus, baju basah keringetan karena jalan lumayan jauh, dan semua bentuk kelelahan lainnya.


Fyuhh... terus sesaat mikir, keknya orang itu nyaman banget. Bisa bobo di siang bolong, nah saya, bobo di malem hari aja susah, harus ngerjain ini itu.


But then He reminded me, it's possible for that person sleep to relieve his hunger. What if, actually he felt the worse feeling i feel???


Nggak!!! keadaan nyaman itu, kadang ngebikin hidup nggak berkembang. In comfort I stuck!!! So, now i give thanks to You God, for the things you've given to me. Makasih buat semua yang udah dipercayakan pada saya.


And now, i just want to do many good things to please Him. Life for God, life for others!!!



Kerjakan aja apa yang ada di depan muka, yang bisa saya kerjakan!!!

2 komentar:

  1. hmm semangat2.....
    banyak yg dpt kita pelajari dri lingkungan skitar kita =)

    BalasHapus
  2. yuph... betul sekali. Hidup kaya akan inspirasi!!!

    BalasHapus

Comment anything, ask me anything :)