Thursday, January 10, 2013

#2 The Awakening (The Darkest Powers series)

January 10, 2013 0 Comments
Kelley Armstrong-2009
415 pages (Indonesian Version)

Setelah baca buku pertamanya (The Summoning) sekuel kedua dari seri The Darkest Powers ini termasuk ke waiting list-must read. Hehe...

Well, buku ini tentu aja masih nyeritain kisah si tokoh utama, Chloe Saunders dengan bakat (entah kutukan) dan teman-temannya. Di buku pertamanya, kisah Chloe terhenti sampai dia masuk pusat rehabilitasi (lagi). Terus ketemu sama hantunya Elizabeth (Liz) yang berarti kalo Liz udah mati. *sedih

Kisah di sekuel kedua ini diawali dengan pembicaraan  Dr. Davidoff yang ngebujuk Chloe untuk mancing keberadaan Simon dan Derek dengan membocorkan titik temu mereka (di buku pertama, cuma Chloe dan Rae yang ketangkep) dengan dalih, Simon mengidap diabetes dan insulinnya tertinggal. Awalnya Chloe nolak dan pura-pura nggak tau soal titik temu mereka, soalnya takut kalo semua cerita itu nggak bener.

Tapi kemudian Chloe mikir, bahwa itu satu-satunya jalan untuk dia keluar dari sel, dan mencoba kabur tentunya. Chloe juga sempet berkomunikasi dengan arwah Demi-Demon yang memberitahunya tentang grup Edison (Dr. Davidoff dan tante Lauren termasuk anggotanya). Jadi gini (clear throat), berdasarkan cerita si hantu, dulu, ada komunitas orang-orang supernatural. Nah, orang-orang supernatural ini tentu saja harus menyembunyikan kekuatannya, kalo nggak mau dibilang orang aneh atau gila. Tapi itu membuat hidup mereka nggak nyaman. Akhirnya para supernatural dan saintis berusaha merekayasa gen anak-anak mereka, dengan maksud memperkecil kekuatan supernaturalnya, sehingga bisa dikendalikan.

Yaah, yang namanya eksperimen, kadang banyak gagalnya daripada suksesnya (*curhat), ternyata bukan jadi bisa dikendalikan, tapi malah makin kuat dan tak terkendali. Seperti Liz yang nggak sengaja ngelempar pensil pakai telekinesis, Rae yang nggak sengaja ngebakar ibunya karena emosi, dan Chloe yang nggak sengaja bangkitin mayat. Beberapa subjek yang parah, diakhiri (dibunuh maksutnya), subjek yang sembuh (bisa mengendalikan kekuatannya) dilepaskan, sedangkan yang masih dalam rehabilitasi belum ditentukan nasibnya termasuk Chloe dan kawan2.

Bukan cuma Chloe dan Rae, ternyata Victoria juga direhabilitasi dan karena ingin kabur juga, akhirnya Tori ikutan Chloe ke gudang pabrik tempat mereka terakhir ketemu sama Simon dan Derek. Di sini Chloe dengan pintar mengecoh para Edison sampai2 dia dan Tori bisa kabur, dan ketemu deh sama Simon dan Derek. Ternyata barulah terbongkar kekuatan Tori, dia seperti ibunya, ahli sihir. Mirip kayak Simon, hanya, punya Simon lebih bisa dikendalikan.

Rae nggak ikutan soalnya dia udah nyaman dengan kehidupan di rehab, dan lagi dia pengen sembuh.

Setelah ke-4 anak super ini ketemu, mereka berniat menuju New York City, ke rumah pamannya Simon, Andrew Carson untuk mencari perlindungan, sekaligus mencari tahu keberadaan ayah Simon dan Derek. Dan, perjalanan itu tak pernah mudah, lewat perselisihan, ketemu preman di jalan, ketemu arwah, dan kejadian2 menguras energi lainnya, akhirnya mereka sampai di rumah Andrew. Tapi para Edison juga tahu rencana mereka, dan ngejebak mereka.

Apakah mereka tertangkap?
Bisakah mereka nemuin ayah Simon dan Derek untuk nyari perlindungan?
Chloe kira-kira fell in love sama siapaa yaa?

Ayoo baca bukunya, dan sekuel ketiganya juga...

:D

"Aku ingin menjadi orang yang tahan banting dan bangkit kembali sambil tersenyum."

4 stars for this book!

NB: Thanks again to Mr. Glasses who has let me to be the first reader of his sealed book. :p

Saturday, December 8, 2012

The Summoning

December 08, 2012 0 Comments
The Summoning
By Kelley Armstrong
2008-458 Pages

How do you feel, when you can see 'something' right upon your nose, but no one can see it, and you are judged as a freak?

Chloe Saunders, tadinya hidup normal. Tinggal di rumah, bersekolah, bergaul dan berteman. Tapi ada satu hari luar biasa yang mengubah drastis hidupnya and her life has never been the same.

Diawali dengan melihat arwah anak kecil lalu hantu penjaga sekolah, dan histeris (tentunya), dia divonis mengidap kelainan mental dan harus meninggalkan kehidupan normalnya.

Rumah Lyle menjadi pilihan tante dan ayah Chloe untuk "menyembuhkannya". Hmm... memang bukan rumah sakit jiwa sih, hanya rumah untuk remaja yang "bermasalah". Di sini Chloe bertemu dengan Simon, Derek, Victoria, Elizabeth, Rachel, dan Peter. Rumah Lyle lebih mirip sekolah asrama kayaknya. Ada aktivitas sekolah, makan bareng, kamar-kamar, dan peraturan dan pintu keluar yang ketat tentunya.

Chloe divonis mengidap Skizofrenia (kelainan jiwa yang menyebabkan penderitanya seolah mendengar suara, melihat citra, yang sebenarnya tidak ada). Awalnya ia percaya, dan berusaha melupakan semua gambaran arwah yang pernah ia lihat. Chloe ingin sembuh, jadi dia menganggap semua yang ia lihat adalah halusinasi. Chloe ingin kehidupan normalnya kembali apalagi setelah Peter (salah satu penghuni rumah Lyle dijemput pulang).

Tapi, kejadian yang menimpa Elizabeth mengubah pendiriannya. Elizabeth bisa menggerakkan barang-barang di sekelilingnya tanpa menyentuhnya (dibukunya sih dibilang dia punya poltergeist, tapi gue rasa dia punya telekinesis). Elizabeth terkena kasus, dan dipindahkan entah kemana. Chloe jadi galau. Apakah dia benar-benar mengidap skizofrenia, atau dia adalah manusia supernatural?

Chloe kemudian tahu bahwa masing-masing penghuni Rumah Lyle lainnya, punya keanehan yang nyata, bukan penyakit. Elizabeth yg punya poltergeist, Rachel yang bisa ngeluarin api, Derek si werewolf dan Simon si penyihir. Kemudian satu fakta lagi yang ia tahu, dia bertemu arwah-arwah yang mayatnya terkubur di ruang bawah tanah Rumah Lyle. Arwah-arwah itu bilang, bahwa Rumah Lyle adalah tempat penelitian manusia-manusia supernatural, dan mereka terbunuh karena dijadikan subjek penelitian, yang dalangnya adalah pemilik pertama Rumah Lyle, Samuel Lyle.

Menyadari bahwa terlalu banyak hal misterius tentang rumah Lyle, Simon-Derek bersaudara mengusulkan pelarian. Mencari ayah mereka yang adalah manusia supernatural juga. Dengan harapan mereka akan dilatih untuk mengendalikan kekuatan supernatural mereka.

Namun, di tengah pelarian mereka (Simon, Derek, Rachel, Chloe) berpisah. Simon dan Derek, Rachel dan Chloe. Karena nggak tau lagi harus berlari pada siapa, Chloe mendatangi tantenya. Ah, ternyata tantenya penghianat. Chloe pun dikirim ke rumah sakit.

Kenapa tante Chloe mengirim dirinya ke Rumah Lyle? Apakah itu hal yang direncanakan?

Rumah Lyle itu sebenarnya tempat apa?

Victoria? Apa dia supernatural juga?

Simon dan Derek? berhasilkah menemukan ayah mereka?

Ayoo bacaa... seruu deh, bikin ogah berenti sampe akhirnya kebaca semua. Wkwk...

Can't wait to read the next sequel of this book. :D

NB: Thanks to Mr. Glasses who didn't mind to lend his book. :p