Tuesday, August 26, 2008

Give Your Best!!!

August 26, 2008 7 Comments
Give Your Best!!!

Duh… dah lama niyh gak nulis blog. Sibuk uy ngurusin banyak hal. Ini aja udah jam setengah dua pagi. Baru selesai bikin macem2 bwt ozpek. Btw, ada yang tau ospek tuh singkatan dari apa ya? Oia belom sempet nulis kesan dan pesan juga setelah lulus SNMPTN. Ntarlah di postingan yang laen yuph…

Tadi aku keinget sama sebuah ilustrasi menarik yang aku dapet secara tidak sengaja di sebuah siaran radio beberapa tahun yang lalu. Ilustrasinya sih asik. Makanya bisa inget ampe sekarang. Gene neh…

Ada sebuah negeri yang diperintah oleh seorang raja. Raja ini sangatlah bijaksana, baik hati, dan memerintah rakyatnya dengan adil, maka oleh TUHAN, dia dikaruniai seorang anak perempuan yang amat cantik serta baik hati. (Yaiyalah anak gemana bapaknya sih.) Nah, beberapa tahun kemudian, puteri ini pun menjadi seorang puteri yang sangat cantik serta baik hati (asa udah). Ada satu hobinya yang aneh. Dia suka sekali berjalan-jalan di tengah rakyat jelata sambil memperhatikan apa yang mereka sedang kerjakan. Tempat favorit-nya adalah pasar. Karena di sinilah banyak orang berinteraksi. Dia bisa melihat aktivitas perekonomian, komunikasi antara rakyat yang satu dengan yang lainnya, pokoke macem2lah.

Nah, suatu hari, si puteri bosen. Tiap jalan-jalan, orang selalu tersenyum padanya, memujanya, menyambutnya. Kali ini sang puteri ingin mencoba menjadi seorang rakyat jelata. Nah, untuk itu kali ini dia menolak diantar oleh kereta istana. Dan ia memakai baju BBB (bukan baju biasa :P) kali ini dia pake baju ala rakyat biasa yang udah sering dilihatnya. Ada satu lagi, tanpa make up, dan pake tudung, biar penyamaran sempurna.

Berhasil… ternyata gak ada satu orang pun yang ngenalin dia. Kali ini dia bisa berjalan dengan bebas tanpa ada sambutan, pujian, dan pujaan. Namun, belum juga puas jalan2 di negeri, turunlah hujan yang lumayan gede. Aku sempet bingung juga sih, pas ujan dia ketakutan apa bahagia?? Puteri raja khan mana pernah keujanan, becek, dan gak kebagian ojek. Haha…lalu apa kesan pertamanya tentang keujanan ya?

Akhirnya, dia berteduh di sebuah rumah kecil. Lalu dia berpikir untuk meminjam payung kepada si pemilik rumah.

Tok…tok…tok… (si puteri mengetuk pintu)

Ceklek…ngeeeek…(pintu pun terbuka, tentunya gak ngebuka sendiri, karena pada zaman itu kayaknya belum ada deh yang serba otomatis)

“Ada apa ya?” , kata ibu pemilik rumah.

“Anu, saya kehujanan tapi saya gak bawa payung. Bolehkah saya meminjam payung milik ibu?” , puteri berkata.

“oh, ya sebentar.” , jawab ibu itu teh. Lalu ia berpikir, (duh… kasian juga nih anak. Apa gw suruh masuk aja ya, trus bikinin teh anget sebagai welcome drink, halah. Eh, tapi kan gw g kenal ama dia, sodara bukan, anak bukan, ah biarin aja ah… dikasih payung juga udah untung. Eh payungnya yang mana ya??? Ada dua sih, tapi, yang ini kan gw baru beli kemaren pas ada diskon, masih mulus bo’ sayang banget kalo gw pinjemin, ntar kalo gak dibalikin lagi gimana???)

Singkat cerita, si ibu pemilik rumah memberikan payung yang bisa dikatakan jeleklah kepada puteri. Udah bunyi ngek ngok kalo dipake. Akhirnya si puteri memutuskan untuk pulang Karena hujan tak kunjung tiba, eh tak kunjung berhenti.

Beberapa hari kemudian, si puteri datang ke rumah tua itu lagi untuk mengembalikan payung si ibu. Tapi kali ini dia tidak menyamar, dia membawa kereta istana dan memakai kostum puteri seperti biasa. Lalu sesampainya di pintu rumah ibu pemilik payung ngek ngok, puteri pun mengetuk, tak lama si ibu keluar dan membukakan pintu baginya.

“Hwa??? Ada tuan puteri” kata ibu. Lalu ia langsung melakukan berbagai gerakan tanda penghormatan pada sang puteri. Setelah selesai, lalu ia berkata lagi, “ada tujuan apa tuan puteri berkunjung ke rumah hamba yang jelek dan kecil ini?”

Enk ink enk...

“ini bu payung yang kemarin saya pinjam.”

“waks!!! Jadi yang kemarin meminjam payung saya adalah tuan puteri???” Syok pisan deh kayaknya ibu itu.

Setelah mengucapkan terima kasih, puteri pun kembali ke istana. Sedangkan ibu itu, menyesal dengan sangat. Keluarga raja yang begitu bijaksana, kenapa tidak kulayani dengan baik??? Malah gw kasih payung ngek-ngok. Ibu itu benar2 menyesal. Tapi, kemudian dia mendapatkan suatu pelajaran baru, bahwa siapapun orang yang membutuhkan pertolongan, berilah yang terbaik.

So, guys… give your best yak… karena dengan memperlakukan orang seperti itu, kita juga pasti akan diperlakukan demikian, dan lagi, ini sebagai salah satu bentuk ucapan syukur kepada TUHAN untuk apapun yang terbaik yang IA kasih bwt kita. Jadi, jangan kasih yang kualitasnya ngek-ngok ya… 

Sunday, August 3, 2008

August 03, 2008 3 Comments
Kenyataan di Balik Perasaan
Perasaan? Siapa yang tahu perasaan seseorang? Seperti sebuah kotak brangkas yang hanya bisa dibuka dengan password yang hanya pemiliknyalah yang tahu. Orang mungkin bisa berpura-pura bahagia, padahal hatinya teriris. Dan tak sedikit yang pura-pura perduli tapi hanya pura-pura. Manusia terlalu banyak pura-pura. Di luar, mereka bisa tampak seperti apapun yang mereka mau. Seperti casing hp yang bisa diganti-ganti semau gue.

Lalu tanpa tahu apa yang mereka sembunyikan, kita terburu-buru berdecak kagum.

Ketika tahu tentang aslinya seseorang, kekaguman akan hilang tiba2 dan keluarlah cercaan, makian, ejekan, dan tanpa sadar kita pun telah menjadi seperti mereka.

Hidup memang benar-benar sebuah misteri…

I remember a quotation that my daddy have ever said to me.

“Dengar!! Pengadilan memang ada, tapi keadilan itu gak ada di dunia.”

Yah…that’s absolutely right. Pengadilan memang ada, sayangnya bahkan di pengadilan itu sendiri dilakukan hal2 yang membuat keadilan menjadi pincang. Katanya hati nurani-lah yang paling benar. Benarkah???

Lalu aku tertarik untuk bertanya apa yang orang 2 inginkan dengan cara mereka memincangkan keadilan dan melukai kebenaran.

Ternyata memincangkan keadilan dan melukai kebenaran akan bikin hidup lebih menarik lebih mudah…

Lalu aku juga tertarik untuk bertanya pada diriku sendiri. Jika suatu saat nanti sudah tidak ada lagi orang yang memihak pada kebenaran dan keadilan, apakah aku masih mau memainkan peran itu di sisa hidupku?? Atau memilih untuk mengalami titik balik negative?

Sepeti temanku pernah bilang, “aku lagi ingin jadi anak nakal. Bosen jadi anak baik. Sekali-kali nakal napa? Bosen akh…”

Bagaimana denganku? Apakah aku sudah mulai bosan juga?

Aku tak bilang iya. Karena, begitu aku mulai bosan memelihara kebenaran dan keadilan, aku akan membayangkan diriku berada di satu posisi sebagai seorang pembunuh, atau pecandu narkoba yang benar-benar sulit untuk mendapatkan kembali kebenaran, keadilan, dan hati nurani. Maka aku akan kembali bersemangat untuk menjaga hal berharga ini.

Doakan saja…

Anda merokok?

August 03, 2008 4 Comments
Pengaruh Rokok Terhadap Kesehatan Paru-Paru

Panjang, bau, ngeluarin asap, apakah itu? Yup!!! Apa lagi kalo bukan rokok? Apakah kamu merokok? Hayo bilang!!! Jujur lo?! Awas ya kalo gak jujur, liat aja pulangnya, ntar gw kempesin ban lo!!! Eh salah… kok jadi ngancem. :-? Ya, kalo jawabannya iya bin ho’oh, kamu wajib baca artikel ini nih… Tanpa bermaksud nakut-nakutin, but I deliver a real fact. Silakan dibaca, ati-ati keselek…

Zat apa aja yang ada di dalam asap rokok?

Kenapa rokok bahaya? Apakah rokok punya kekuatan magis? Hoahaha… tentu aja karena asapnya mengandung banyak zat yang berbahaya. Apa aja sih? Let see!!!

Asap rokok yang dihirup seorang perokok mengandung 2 jenis komponen, yaitu gas dan partikel. Partikel di sini maksudnya wujudnya padat dan ukurannya sangat kecil.

Komponen gas terdiri dari karbon monoksida, karbon dioksida, hidrogen sianida, ammonia, dll.

Komponen partikel terdiri dari tar, nikotin, benzopiren, fenol, kadmium (sejenis logam berat), dll.

Dari komponen gas, ada yang namanya karbon monoksida. Gas ini berbahaya banget lho!!! Kenapa? Gene, di dalam darah ada yang namanya hemoglobin. Hemoglobin ini tugasnya adalah mengikat oksigen yang lewat dan mondar-mandir di paru-paru (tepatnya di alveolus) sehingga bisa dialirkan ke seluruh bagian tubuh lalu digunakan dalam berbagai proses pembakaran. Namun, diketahui bahwa hemoglobin lebih mudah mengikat karbon monoksida daripada oksigen.

Akibatnya, hemoglobin bukannya menjalankan tugasnya sebagai pengikat oksigen, malah mengikan karbon monoksida yang jelas-jelas berbahaya bagi tubuh. Tubuh kita jadi kekurangan oksigen yang menyebabkan kerja paru-paru lebih keras, jadinya cepet rusak deh…

Dampak

Dari 4000 jenis bahan kimia yang dikandung oleh rokok, 40 jenis di antaranya tuh adalah zat-zat yang bersifat karsinogenik (pemicu kanker). Contohnya, karbonmonoksida, benzopiren, amoniak, dll, parahnya, bahan-bahan ini dapat bertahan sampai beberapa jam lamanya dalam ruang setelah rokok padam. WOW!!!

Selama beberapa decade terakhir, para ahli telah meneliti hubungan kebiasaan merokok dengan kanker paru-paru. Dan ternyata mereka berdua memang berhubungan erat. Bahkan, ada yang menyatakan secara tegas bahwa rokok merupakan penyebab utama terjadinya kanker paru-paru. Ih… gak serem apa???

Dibandingkan dengan orang yang bukan perokok, kemungkinan timbulnya kanker paru-paru pada perokok lebih besar 10-30 kali lipat.

Partikel asap yang berwujud padat tadi, jika masuk ke dalam tubuh, maka dia akan dibawa oleh darah melalui pembuluh darah. Zat padat ini akan menghambat aliran darah, bikin mampet getoh… makin lama makin numpuk dan akhirnya pembuluh darah menjadi tersumbat, lalu berujung pada jantung koroner alias penyumbatan pembuluh darah arteri koroner yang bertugas mensuplai makanan dan oksigen ke sel-sel atau jaringan otot jantung.

Nah, kalo di jantung khan menyebabkan jantung koroner, lalu bagaimana dengan penyumbatan pembuluh darah di otak??? Tetep… mampet, dan suatu saat jika telah mencapai klimaksnya bisa pecah tuh pembuluh darah. Akibatnya adalah serangan stroke, yang konon susahh sembuh. Yaiyalah, wong otak khan pusat dari sistem koordinasi tubuh.

Kalo udah stroke, kemungkinan paling buruk adalah mati dan banyak yang jadi lumpuh, baik lumpuh sebagian, ataupun lumpuh total. Nah, kalo dah gini nih hidup jadi gak asik dunk. Gak bisa nongkrong bareng temen-temen, gak bisa jogging, jalan-jalan ke mall apalagi, apa-apa jadi susahh…

Lalu… AIDS!!! Tunggu-tunggu, ini khan rokok, bukan narkoba? Iya… emang itu kalimat pertama yang keluyuran di otak gw waktu pertama baca. But this is the real fact guyz!!! Ternyata rokok secara unik mempengaruhi sistem kekebalan tubuh. Penurunan kekebalan tubuh ini menyebabkan lebih mudahnya virus AIDS menyerang dan melakukan aksi-aksi jailnya. Para peneliti di Amrik telah memperkuat fakta ini. Menurut hasil penelitian mereka, pada kelompok perokok, AIDS timbul rata-rata dalam 8 bulan setelah terinfeksi HIV, padahal pada orang nonperokok timbulnya AIDS setelah terinfeksi HIV itu bisa sampai 14,5 bulan. Nah lho…

Satu lagi, ketika kamu merokok, kamu meracuni orang di sekitarmu juga (perokok pasif). Setega itukah kamu??? Ada hak apa lo ngerusak paru-paru orang laen??? Wong yang ngisep lo, koq orang laen yang dijadiin korban. Egois banget siyh… (naik darah :K ) Iya, itu sama aja cekokin racun ke mulut orang. Betul tidak?

Terakhir, jangan mengabaikan peringatan yang tercantum di setiap bungkus rokok yang tulisannya kecil-kecil itu. Saya membuat posting ini bukan maksud mempengaruhi orang banyak biar gak beli rokok. Saya gak punya dendam koq sama pengusaha rokok. :P ini hanya salah satu bentuk usaha untuk mengurangi racun di bumi ini. Abisnya kalo nutup perusahaan rokok, kasian para karyawannya katanya. Jadi pengangguran…

Yang paling terakhir, berpikirlah 1000 kali sebelum memasukkan satu isapan rokok ke tubuhmu. Karena begitu kamu menghirup asapnya, berarti kamu sudah merusak satu bagian tubuh terindah ciptaan TUHAN yang suku cadangnya gak ada di manapun. Sayang banget. Pikirkanlah bahwa di saat yang sama namun di tempat yang berbeda, ada orang-orang yang membutuhkan paru-paru sehat itu. Daripada ngerokok, mendingan donorin aja paru-parunya yang masih sehat sebelum dirusak asap rokok,mendingan amal. Hehe… Beneran… rokok itu gak ada baiknya sedikitpun. Percayalah…

Orang bijak bilang, “Matikanlah rokok Anda lebih dulu sebelum rokok mematikan Anda”. So, cepet ambil keputusan untuk tidak merokok…





Saturday, July 26, 2008

Forgiveness…

July 26, 2008 3 Comments
Forgiveness…

Mendadak, aku tertarik untuk share tentang forgiveness. Bahasa indonesianya mah pengampunan. ^^’

Ngomong-ngomong soal minta maaf, belakangan ada sebuah kalimat yang terlintas di pikiranku. Kalimatnya begini, “ usahakanlah agar kamu jarang meminta maaf”. Coba, kira-kira apa tuh maksudnya???

Nonono, bukan! Bukan itu! Kalimat ini bukan berarti enggan, gengsi dan tengsin meminta maaf ketika membuat kesalahan. Bukan itu maksudku. Yang sedang aku maksudkan di sini adalah, aku harus berusaha supaya aku gak melakukan sesuatu apapun yang mengharuskan aku meminta maaf. Kalimat sederhananya, “usahakanlah agar kamu jarang membuat kesalahan”. Gitu lho…

Ngomong-ngomong soal meminta maaf dan memaafkan, kayaknya kita dikalahin sama anak kecil deh… mereka kelihatannya lebih pinter soal beginian. Dulu pernah ada kejadian di rumah. Ada seorang anak berantem sama temennya (tetanggaan gitu). Namanya anak kecil, apa-apa pasti ngadu dan punya mantra andalan, “gua bilangin ke mama lho… awas ya!!!” :D

Gawatnya kedua anak ini sama2 ngadu dan akhirnya konflik 2 anak balita ini berujung kepada konflik 2 ibu rumah tangga. Lucunya, besoknya si dua anak ini udah main bareng lagi. Sedangkan 2 ibu rumah tangga ini baru baikan setelah beberapa bulan kemudian. Hhhh… pertanyaanku, yang punya mental anak kecil tuh yang mana ya?

Aku benar-benar kagum dengan sosok seorang anak kecil. Mereka tuh polos, mudah mengampuni, dan gak malu2 untuk minta maaf. Kita ikutin yuk!!! ^_^

Aku jadi inget pada sebuah perumpamaan yang dikasih sama TUHAN Yesus di kitab Matius 18:21-35.

Aku mau nyoba nyeritain perikop ini dengan gayaku sendiri ya… ditambah sedikit imajinasi (kata si spongebob mah). :P

OK…

Perumpamaan tentang pengampunan

Di sebuah negeri nan jauh di sana, hiduplah seorang raja yang memerintah. Raja ini begitu makmur sehingga hartanya tak terhitung banyaknya. Karena baik hati, raja ini suka sekali membantu rakyatnya yang miskin dengan cara memberikan pinjaman uang dengan syarat harus dikembalikan pada tempo tertentu dan baiknya lagi, raja ini tidak memberikan bunga sepeser pun untuk seberapa banyak pun uang yang dipinjam.

Suatu kali, tibalah saatnya seorang bapak untuk membayar utang kepada sang raja. Bapak ini dipanggil dan dihadapkan pada raja. Setelah dihitung-hitung, ternyata bapak ini memiliki utang sebanyak 10.000 talenta (perlu diketahui, talenta pada masa itu adalah satuan nilai uang yang digunakan 1 talenta=6000 dinar). Berarti utangnya 10.000x6000 dinar=60.000.000 dinar. Wow!!!

Tapi malangnya, bapak ini miskin. Dia hanya memiliki sedikit uang yang jauh lebih kecil jika dibandingkan dengan utangnya pada raja. Lalu bapak ini berkata kepada raja, “Baginda Raja, hamba sungguh-sungguh tidak sanggup membayar utang-utang hamba yang demikian banyaknya. Kiranya raja memberikan kebijaksanaanmu kepada hambamu ini.”

Raja yang baik hati ini lalu berkata, “Bagaimana jika kau beserta anak dan isterimu dijual untuk membayar utang-utangmu itu?” (dijual di sini berarti direlakan untuk menjadi budak tanpa gaji). Namun, setelah dihitung-hitung, sekalipun orang ini dijual beserta anak dan isterinya, tetap saja masih jauh lebih kecil jika dibandingkan dengan utang-utangnya kepada raja. Ck…ck…ck…

Lalu bapak ini berkata, “Raja… berikanlah hamba yang hina ini kebijaksanaanmu! Bersabarlah terhadap hambamu yang miskin ini, karena hamba rela melakukan apa saja untuk membayar utang-utang hamba pada baginda raja!Tolong berikanlah hamba perpanjangan waktu PliZzzz…”

Lalu karena raja ini memang baik hati, akhirnya raja berbelas kasihan kepada bapak ini dan akhirnya dia tidak hanya memperpanjang masa jatuh tempo pengembalian utang, tapi sekalian melunaskan utang hamba yang miskin ini. WOW… AMAZING!!!

Wah, kalo saya jadi orang ini sih… ck…ck…ck… seneng banget yak? Ok back to the story. Nah akhirnya si bapak ini keluar dari istana dengan sangat bersukacita. Hepi abisss lah… pastinya senyum dan riang banget. Secara, utangnya yang gede bengkak gitu dilunasin gitu aja ama raja. Nah, di pintu gerbang istana, dia melihat seorang mas-mas sedang berjalan. Begitu melihat mas-mas ini, si bapak yang roman wajahnya tadinya riang gembira dan hepi, tiba-tiba berubah jadi agak marah campur garam eh… geram.

“Woiiiiiiiiiiii!!! Gila lo yah? Hare gene lewat depan muka gue, lempeng aja.”, teriak bapak yang telah lunas utangnya ini.

“Hah? Ah Pak, maaf saya tadi gak liat.”, kata mas-mas ini.

“Dasar anak muda, bisa aja lo ngeles-nya. Sekarang hari apa hayo??? Jujur! Jangan pura-pura demensia alias pikun.”

“…………” anak muda ini diam seribu satu bahasa.

“Tuh kan pura-pura atau beneran pikun lo? Hare gene lupa sama utang??? Buruan bayar utang lo… gue mu beli pulsa neh…!”

“Maaf Pak…uang 100 dinar yang saya pinjam 3 bulan yang lalu tuh, belum bisa saya bayar pak… berikanlah saya! Bersabarlah terhadap hambamu yang miskin ini, karena saya rela melakukan apa saja untuk membayar utang-utang saya. Kasih perpanjangan waktu lagi Pak! PliZzzz…”

“Halah anak muda sekarang jago ngerayu ternyata. Ohhh… jadi lo gak bisa bayar utang lo??? Denger ya, gue udah gak bisa sabar lagi. Yang butuh uang tuh bukan Cuma lo, gue juga butuh… Gue juga masih manusia coy… masih butuh uang…”, dengan kasarnya bapak ini ngomong sama si mas-mas.

Karena terlalu marah dan esmosi, bapak ini gak bisa nahan tangannya untuk mencekik si mas-mas yang punya utang 100 dinar padanya. Beruntung ada seorang penjaga gerbang istana yang menyelamatkan si mas-mas. Gawatnya, si penjaga istana ini buru-buru nyuruh temennya untuk lapor sama baginda raja, bahwa ada perkelahian di depan gerbang istananya.

Tak lama kemudian, raja ini datang. “Hei…hei hei ada apa ini ribut-ribut?”, Tanya baginda pada penjaga gerbang istana. Lalu si penjaga gerbang itu menceritakan semuanya pada raja dengan sedetil dan sejelas dan semirip mungkin dengan kejadian asli.

Setelah mendengar apa yang telah dilakukan bapak ini terhadap mas-mas yang punya utang padanya, geramlah sang raja lalu berkata, “Hai hamba yang jahat, seluruh utangmu telah kuhapuskan karena engkau memohonkannya kepadaku. Bukankah engkaupun harus mengasihani kawanmu seperti aku telah mengasihanimu?”

Akhirnya raja memanggil para prajurit untuk membawa bapak ini ke dalam istana. Di dalam istana, dia dipaksa bekerja sekeras mungkin sampai ia dapat melunasi seluruh utang-utangnya.
The End
Diadaptasi dari Matius 18:21-35

See? Ini bukan sekedar cerita sebelum tidur atau dongeng di sebuah negeri antah barantah. Tapi, saya sedang memberi contoh betapa egois dan menjijikannya orang yang tidak mau memaafkan orang lain.

TUHAN kita yang maha besar dan memiliki segala kemuliaan juga kesempurnaan aja memberikan maafnya kepada kita. Masak sih kita gak bisa memberikan maaf seperti DIA? Anak siapa sih lo?

Kalo emang kita gak bisa memberikan maaf, itu artinya, kita sama seperti bapak yang tadi. Ih malu-maluin aja…

Satu hal lagi yang menarik, ketika kita tidak mengampuni orang lain, ada konsekuensi yang begitu mengerikan yang jadi balasannya. Seperti bapak yang tadi tuh… TUHAN emang penyabar, tapi dia juga benci sama orang yang gak tahu caranya bersyukur.

Oia hampir lupa, tidak mengampuni biasanya juga berujung pada pembalasan dendam. Sama aja, mereka kembaran, akibatnya juga hampir sama.

Mmmmh… ada yang pernah nonton film Spiderman sekuel ke-1??? Pastilah, saya yakin udah semua. Inget gak, ada satu scene, di mana si Peter Parker marah karena habis tinju, dia menang, eeeh gak dibayar sesuai dengan janji. Nah, di situ dia gak ada niat sama sekali untuk memaafkan si bos yang bayar dia. Saya simpulkan begitu karena, begitu ada pencuri yang merampok uang milik si bos itu, si superhero ini bukannya bantuin malah ngedukung si rampok dengan cara ngelolosin si rampok waktu naik lift. Ini sama aja balas dendam khan??? Inget gak, pulang dari situ pamannya Peter dibunuh, dan begitu Anda ingat siapa pembunuhnya, maka Anda akan terkejut dan mengerti betapa tidak baiknya pembalasan dendam itu. Hhaahah… unik memang…

Well… saya berharap posting yang begitu panjang ini bisa memberikan sesuatu di neuron2 yang baca. Buat yang masih punya salah dipendam, buruan minta maaf, and buat yang belum memaafkan orang yang punya salah, sekalipun orangnya belum minta maaf, maafkanlah… milikilah hati emas!!!

Akhir kata, kalo udah baca, saya mengundang Anda2 untuk mengisi comment ya… share apa yang kalian dapetin. Pro or kontra, saya akan sangat menghargai. Ok… Tapi saya yakin banyak yang pro dengan saya ^^ (optimis banget sih logh).

Akhir kata, jadilah orang yang memaafkan. GOD says, “Forgive them, for I’ve forgiven you!!” (translate: maafkanlah mereka karena AKU juga telah memaafkanmu.)

Akhir kata lagi,
Maka Bapa-Ku yang di sorga akan berbuat demikian juga terhadap kamu, apabila kamu masinf-masing tidak mengampuni saudaramu dengan segenap hatimu.
>>>Matius 18:35 LAI

So My heavenly Father also will do to you if each of you, from this heart, does not forgive his brother his trespasses.
>>>Matthew 18:35 NKJV

Wednesday, July 9, 2008

July 05, 2008

July 09, 2008 4 Comments
Saturday, July 05, 2008

Hhhhh……SNMPTN akhirnya berakhir juga… legaaa banget rasanya… gak pernah terpikirkan akan melalui hari yang bersejarah itu secepat ini. Banyaaaak banget yang ingin aku lakukan di masa-masa peristirahatan ini. Salah satunya, bisa bikin posting sebanyak-banyaknya cihuiiii……

Well saat ini aku sedang membaca sebuah buku karangan… hhhmmm eh siapa ya, ntar… Charles R. Swindoll, judulnya “Ester”. Yah, secara garis besar sih nyeritain tentang kehidupan Ester yang melaluinya TUHAN menyatakan kasih dan cintanya buat suatu bangsa yang namanya bangsa Israel. Belom selesai semua sih bacanya baru seperlimanya lah…

Cukup banyak buku2 yang belum dibaca, sayang udah dibeli tapi gak dibaca. Bentrok ama urusan2 laen yang lebih priority siyh… (halah…). Eh tapi beneran, kemaren aja aku beli 2 buku tebel2 belum dibaca semua, yang satu buku kesehatan, baru dibaca setengahnya gitu, terus yang satunya tentang Da Vinci Code gitu lah, nah yang terakhir ini belom sempet dibaca. Paling kata pengantarnya doank. Haha… jadi malu…

Tapi tenang, sambil menunggu pengumuman, banyak waktu yang bisa dipake buat baca ntuh buku2 sebelum bau… Eh taukah kalian? Buku tuh kalo lama disimpen jadi bau banget, bau apek atau bau lemari gitu deh. Kalo masih baru, enak banget baunya. Kadang kalo aku ke toko buku, demen banget lah nyiumin kertas2 buku yang masih harum itu… (ssst...tt) hehe… jadi malu lagi…

BTW hari ini cukup nyantai, lepas dari semua beban… bebas, liberty, merdekaa… thanks GOD, for every breath that can still be taken. Hhhh…

Setelah beberapa bulan terakhir bergelut dengan math, bio, kim, fis, de el el. Dan otak ini penuh dengan istilah2 matriks, persamaan kuadrat, eksponen, angiospermae, reticulum endoplasma, mitokondria, reaksi redoks, larutan buffer, hidrolisis, Avogadro, dan masih banyak lagi (kalo mau tau lebih banyak, silakan buka buku2 pelajaran SMA :D), akhirnya diriku bisa berteriak (dalam hati aja) “I’m FREeeeeeeeeeeee………!!!”

Tapi seperti seseorang pernah bilang, “Life is facing problems” (hidup adalah menghadapi masalah). Problem-nya pake s, berarti banyak. Dan itu berarti kalo satu masalah selesai, masih ada masalah-masalah lain yang mengantre untuk diselesaikan.

Berdasarkan pengamatanku, ada 3 jenis orang, dilihat dari caranya menghadapi masalah:
1) si lempeng
No matter what’s goin’ on my circumstances, the important thing is, my feet are still on the ground and I’m still breathe. Orang kayak gini, paling gak bisa kalo ditanya soal cara mengatasi masalah, karena dia Cuma let it flow aja, gak peduli ada masalah apa di sekeliling, yang penting gue bisa makan apa yang gue pengen makan, bisa melakukan apa yang gue lakukan. Masalah? Biarin aja, ntar juga beres dengan sendiri. Kalo diibaratkan sebagai seseorang yang lagi sakit flu, orang kayak begini cenderung gak mau minum obat, toh ntar juga flu-nya sembuh ndiri.

2) Si hiperbol
Bagi orang kayak gini, masalah sekecil kutunya kutu (emang ada???) cukup ampuh membuatnya stress, karena dia suka ngelebih-lebihin masalah. Orangnya cenderung hobi mikir. Masalah kecil, dipikiriiiiiin mulu ampe lupa mandi, lupa gosok gigi, dan lupa-lupa yang lainnya. Sampe kadang-kadang, masalah orang lain dia pikirin juga. Yang bermasalah orang lain, tapi yang pusing dia. Tapi kalo dipake tempat curhat, orang kayak gini belum bisa diandalkan karena dalam memberikan solusi dia mikir dulu. Loadingnya lama pisan. Kalo diibaratkan sebagai seseorang yang lagi sakit flu, orang kayak begini repot banget, ingusan dikit aja, semua jenis obat flu dilahap.

3) Si powerful
Nah, orang kayak begini nih yang paling gue demen. Orang kayak gini terletak antara 2 tipe yang tadi udah aku jelasin. Orang ini nyantai tapi gak berlebihan dan gak pemikir kalo ngadepin masalah karena dia tahu dengan tepat, apa yang harus dia lakukan. Bahkan, sangking ahli menyelesaikan masalah, dia jadi tempat curhat banyak orang. Dan yang paling penting, gak ada loading2 an. Begitu masalah muncul, dia tenang, tapi tahu bagaimana seharusnya masalah tersebut diselesaikan. Keren khan??? Oia kalo diibaratkan sebagai seseorang yang sakit flu, dia adalah orang yang gak repot, dan cukup memilih satu jenis obat, karena dia tahu obat apa yang cocok untuk dirinya.

Termasuk tipe yang manakah Anda??? Paling bagus dan stabil sih yang tipe ketiga, tapi gak ada salahnya kalo punya tipe1 dan 2. semua tipe ada kelebihan dan kekurangannya koq.

July 1, 2008

July 09, 2008 3 Comments
July 1, 2008

Yeah!!! The fire is coming out of my brain… uhuhhh…

Well this is the first day in July, but this is also the second time I feel little nervous. For what??? Tomorrow will be the day, where I have to fight anything to be doubtless to God’s power.

Yee… snmptn akhirnya dateng juga haha… (>tawa untuk menutupi rasa gugup<). Tapi jujur, aku gak terlalu ngerasa gugup. Mungkin karena ini adalah kali kedua ya?! Besok aku akan bertempur di SMPN 5 bdg. Hmmmm… how would tomorrow be?

Gak peduli apa yang akan terjadi, aku akan tetap berusaha untuk menembus segala keraguan diriku dan orang2 di sekitarku juga. Oia melalui blog ini aku juga ingin berterimakasih kepada TUHAN YESUS (the first), my parents, my best friends, Isni, Lisna, Fani, Yuli, K.Amel, Teh Nova, Teh Yeti, Teh Rima, Ci Renna, Ci Reggie, Nandira, Ayu, Tari, Rakha, Bink, Okke, Bu Silvie, Otik, Bu Imas, Dicky, Nadhare, Yeni, dan semua pihak yang telah memberikan doa dan dukungannya untukku yang mungkin gak bisa ditulis disini. Mungkin buat kalian, ucapan, “Berjuang ya!!!” itu adalah basa basi, tapi asal kalian tau aja. semua kata2 itu sangat berarti buatku. Semua doa kalian itu seperti koin yang sedang aku kumpulkan untuk membeli keberhasilan. Once again… thanks people…

Malam ini kayaknya aku gak bakalan tidur terlalu maleum, soalnya besok harus nyubuh… rumahku lumayan jauh jadi yah… harus berkorbanlah. Hehe… Waduh, siapa tuh yang lari2??? Ntar…

Ooh… anak2 tetangga sebelah. Lagi latihan balap lari buat Agustusan cenah. Waksss… masih lama kaleee… dasar anak2…

BTW, besok musuh yang harus aku hadapi adalah tentara dan prajurit matematika, B.Indonesia, dan B.Inggris. Hah… tarik napas… buang perlahan… harus tenang!!! Oh GOD, aku lupa beli aromatherapy bunga lavender. Pantesan waktu hari minggu kemaren, asa ada yang mo dibeli. Denger2 sih ntuh bunga punya efek nenangin pikiran, sedikit kayak opium kali ya? (eeeh…)

I’m standing on a rock…
So comfort…
Warm…
Firm…
Powerful…
Strong…
Bold…
Eternal…
Reliable…
That I shouldn’t be afraid of anything…
Anything that would be faced…
I declare to the world…
That I totally trust…
My LORD…
My JESUS…
My HOLY SPIRIT…
To take my way care of…
Amen…

May 30 2008

July 09, 2008 0 Comments
Jenuh juga ya lama-lama mencari ilmu. Menelusuri dunia hanya untuk mendapatkan sekeping pengetahuan. Menyelesaikan puluhan soal Matematika hanya untuk mendapatkan satu entry rumus baru.

Ya, tapi memang itu kerjaan kita, mencari sesuatu yang baru. Kupikir, semua benda hasil teknologi yang ada di dunia ini berasal dari keinginan manusia untuk menemukan sesuatu yang baru. Hikmat benar-benar sesuatu yang tidak dapat dinilai. Hikmat adalah sesuatu yang membedakan antara orang yang berpengetahuan dengan orang yang tidak berpengetahuan.

Ketika kita adalah seseorang yang tidak berhikmat, kita tidak bisa memaksakan diri menjadi berhikmat. Hikmat itu adalah karunia. Aku jadi teringat pada sebuah peristiwa. Dulu aku pernah mengikuti sebuah seminar psikologi. Di situ dibahas bahwa setiap orang mempunyai sudut pandang yang berbeda-beda, lalu si pembicara menyuguhi kami dengan sebuah gambar. Jika dilihat sepintas, gambar tersebut adalah gambar seekor kodok. Manun, ketika kita melihat dari sudut pandang yang lain, maka gambar tersebut adalah juga gambar seekor kuda.

Lalu aku mendengar seseorang berkata, “oh iya yah, benar selain gambar kodok, itu juga gambar kuda.” Lalu temannya yang duduk di sebelahnya juga bilang, “ ah gambar kuda dari mana? Orang itu gambar kodok.” Lalu temannya menjawab pula, “ah masak sih gak kelihatan? Liat deh yang itu tuh kepalanya dan yang itu kakinya.” “Ah… aku gak bisa ngeliat tuh… yang mana sih?”

Seberapa keraspun dia mencoba tetep gambar kudanya gak bisa kelihatan, mungkin seperti itulah analogi orang yang bisa membaca keadaan dengan hikmat, dan orang yang tidak bisa menyadari apa yang terjadi di sekelilingnya.

Aku memang bilang bahwa kita tidak memaksakan diri untuk jadi orang yang berhikmat, tapi aku gak bilang bahwa kita tidak bisa meminta hikmat. Beberapa hari yang lalu aku baca sebuah ayat di bible:

Karena TUHANlah yang memberikan hikmat, dari mulut-Nya datang pengetahuan dan kepandaian.
>>>Amsal 2:6

Atau versi New King James-nya:

For the LORD gives wisdom; from His mouth come knowledge and understanding;
>>>Proverb 2:6 NKJV

Dibandingkan dengan versi Indonesia-nya, aku lebih suka versi Inggris-nya. Karena pada umumnya kata-kata dalam bahasa Inggris tuh lebih dalem maknanya. Yaah,,, tinggal bandingin aja deh.

This verse, always strengthens me when I start to be tired to a thing called knowledge. The LORD gives wisdom, TUHANlah yang memberikan hikmat. Jadi, aku mau meminta hikmat itu. My LORD is a good shepherd, so apa yang aku minta asalkan DIA tahu itu baik untukku, pasti dia memberikannya.

So, HOLY SPIRIT I pray for GOD gives me unfailing knowledge, wisdom, and understanding, coz I know YOUR gifts meet no end in me… Amen…

Ayo semangat lagiiiiiiii………